Potret cantik Mischka Aoki. (Instagram/@mischkadevon)
INDOZONE.ID - Mischka Aoki, selebgram cantik yang dikenal sebagai anak berprestasi Indonesia, tengah menjadi sorotan setelah ia diterima di Oxford dan Stanford, dua universitas bergengsi dunia.
Kedua universitas ini merepresentasikan standar tertinggi yang berbeda, dan Mischka mampu meraih pencapaian yang sangat luar biasa. Oxford dikenal dengan kedalaman intelektual dan tantangan akademik yang tinggi, sementara Stanford identik dengan inovasi serta ekosistem yang melahirkan banyak entrepreneur besar dunia. Sebagai salah satu universitas paling selektif, dari sekitar 57.000 pelamar, hanya sekitar 3,6% yang diterima.
Tak heran jika keberhasilan Mischka menjadi sorotan. Gadis kelahiran 2008 ini mampu diterima di kedua kampus tersebut, sebuah pencapaian yang sangat istimewa.
Tak sampai di situ, Mischka juga lolos di lima universitas top di Inggris yang ia daftarkan, yakni Oxford, UCL, LSE, King’s College London, dan Warwick University.
Pencapaian ini tentu tidak diraih secara instan. Mischka telah melalui perjalanan panjang dengan disiplin, fokus, dan kerja keras selama bertahun-tahun. Ia bahkan menjalani tahap wawancara di University of Oxford dengan diskusi akademik intens bersama tujuh profesor.
Sebagai kakak dari Devon Kei Enzo, Mischka harus menghadapi pertanyaan yang mendalam, analitis, dan penuh tantangan. Namun, ia berhasil melewati seluruh proses tersebut dengan baik.
Mischka Aoki (Instagram/@mischkadevon)
Memiliki IQ di atas 0,1% populasi dunia, Mischka juga merupakan anggota Mensa Indonesia dan Mensa Australia. Meski begitu, ia tetap rendah hati dan menyadari bahwa setiap kesempatan adalah anugerah yang harus dijalani dengan usaha serta rasa syukur.
Ia juga pernah memenangkan Rise for The World Competition, mewakili Indonesia dalam program bergengsi yang didukung oleh Rhodes Trust dan Schmidt Futures, sekaligus meraih beasiswa internasional atas potensi kepemimpinan.
Di bidang akademik, Mischka turut mencatatkan prestasi dalam riset. Awal tahun ini, karya penelitiannya dipublikasikan dalam jurnal internasional peer-reviewed oleh Emerald Publishing dan dijadwalkan segera terindeks di Scopus.
Penelitian tersebut membahas persimpangan antara gender, identitas, dan kepemimpinan politik di Indonesia melalui wawancara dengan sejumlah tokoh perempuan berpengaruh.
Dalam prosesnya, Mischka mendapat bimbingan dari Prof. Dr. H. Muhammad Adlin Sila, M.A., Ph.D., dari Universitas Indonesia, serta berkesempatan berdialog langsung dengan para pemimpin perempuan yang memberikan perspektif mendalam.
Di tengah kesibukan akademik, Mischka juga aktif membangun program Sejuta Impian yang menjangkau pendidikan di berbagai daerah sejak 2021 bersama adiknya, Devon, yang juga berprestasi. Devon bahkan diterima di University of Melbourne saat usianya baru 15 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@mischkadevon