Ilustrasi penggunaan AI. (freepik)
INDOZONE.ID - Di era modern seperti saat ini, penggunaan tools Artificial Intelligence (AI), seperti ChatGPT, makin populer di kalangan mahasiswa untuk membantu proses belajar, khususnya saat mengerjakan tugas kuliah.
AI bisa menjadi tools yang sangat efektif jika digunakan dengan cara yang tepat, mulai dari mencari referensi hingga menyusun tugas kuliah.
Namun, tidak semua mahasiswa dapat mendapatkan hasil maksimal karena kurang memahami prompt yang dibuat.
Sebaliknya, jika menggunakan prompt yang tepat, AI justru bisa meningkatkan pemahaman materi yang ingin dipelajari, bukan hanya menghasilkan jawaban instan.
Baca juga: Rayakan Hari Kartini, DWP UB Gelar Sunat Gratis untuk 19 Anak
Sebelum mulai menggunakan tools AI, kamu harus terlebih dahulu menetapkan tujuan yang jelas sejak awal.
Tentukan apakah kamu ingin memahami suatu gagasan, mencari referensi, merangkum materi, atau sekadar berlatih mengerjakan soal.
Dengan tujuan yang spesifik seperti itu, kamu bisa menyusun prompt yang lebih terarah dan tidak melebar ke mana-mana.
Selain itu, tujuan yang jelas juga membantu kamu menilai apakah jawaban dari AI sudah sesuai dengan kebutuhanmu atau belum.
Salah satu kesalahan umum saat menggunakan AI adalah menjadikan teknologi ini sebagai jalan pintas untuk mendapatkan jawaban jadi.
Padahal, fungsi AI adalah sebagai alat bantu dalam proses belajar kita. Misalnya, daripada langsung meminta dibuatkan makalah lengkap, kamu bisa meminta bantuan AI untuk menyusun outline, memahami konsep kasar, atau mencari ide tambahan.
Dengan cara ini, kamu tetap terlibat aktif dalam proses berpikir, sehingga pemahamanmu jadi lebih dalam dan tidak sekadar “copy-paste”.
AI akan bekerja lebih optimal jika kamu memberikan konteks yang lengkap. Kamu bisa menambahkan informasi pendukung seperti menjelaskan siapa dirimu, latar belakang, dan seberapa dalam pemahamanmu terhadap suatu bidang yang ingin kamu pertanyakan.
Misalnya, kamu bisa menulis bahwa kamu adalah mahasiswa semester awal atau sedang belajar topik tertentu untuk pertama kalinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umn.ac.id