Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 07 MEI 2026 • 15:00 WIB

Mahasiswa UMM Tembus Magang Daihatsu Jepang, Nicholas Saputra Bagikan Pengalaman Kerja ala Negeri Sakura

Mahasiswa UMM Tembus Magang Daihatsu Jepang, Nicholas Saputra Bagikan Pengalaman Kerja ala Negeri SakuraMahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Melalui program magang bergengsi di Daihatsu Kyushu, Jepang (umm.ac.id)

INDOZONE.ID - Sepuluh mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), berhasil menembus program magang di perusahaan Daihatsu Kyushu.

Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Nicholas Saputra, mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2022.

Nicholas merupakan satu dari sepuluh mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti program peningkatan kompetensi selama satu tahun penuh, yang dimulai pada 6 Agustus 2025. 

Baca juga: Mahasiswa ITB Ajarkan Hidroponik ke Anak-anak, Tanamkan Kesadaran Pangan Sejak Dini

Perjalanan Panjang Menuju Jepang

Kesempatan untuk magang di Jepang tidak datang begitu saja. Nicholas dan rekan-rekannya mendapatkan informasi peluang emas melalui jalur resmi yang disediakan oleh program studi mereka di UMM.

Namun, untuk bisa berangkat ke Jepang, mereka harus melewati rangkaian ujian yang sangat kompetitif dan cukup melelahkan.

Proses seleksi mencakup berbagai aspek, mulai dari tes fisik yang memastikan kebugaran tubuh mereka tetap prima, hingga psikotes untuk mengukur kesiapan mental.

Selain itu, kemampuan akademik mereka juga dievaluasi secara mendalam, serta diwajibkan mengikuti pelatihan bahasa Jepang dasar agar komunikasi di lokasi kerja nantinya dapat berjalan dengan lancar.

Keberhasilan mereka melewati tahapan ini membuktikan bahwa mahasiswa UMM tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi dunia kerja yang nyata. 

Baca juga: Sarjana Humaniora Adalah? Ini Prospek dan Peluang Kerja di Masa Depan

Pengalaman di Lini Produksi

Selama berada di Jepang, sepuluh mahasiswa ini ditempatkan pada posisi-posisi strategis dalam proses pembuatan kendaraan.

Mereka terlibat langsung dalam berbagai divisi krusial, seperti divisi welding atau pengelasan yang memerlukan tingkat presisi tinggi dalam menyambung rangka mobil.

Ada pula yang ditempatkan di divisi painting untuk mempelajari teknik pelapisan anti-karat dan pewarnaan bodi kendaraan, hingga divisi assembly yang merupakan tahap akhir perakitan ribuan komponen menjadi satu unit mobil yang utuh.

Nicholas mengakui bahwa bekerja di lingkungan industri Jepang memberikan pelajaran berharga yang tidak bisa didapatkan hanya dari ruang kelas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umm.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa UMM Tembus Magang Daihatsu Jepang, Nicholas Saputra Bagikan Pengalaman Kerja ala Negeri Sakura

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!