INDOZONE.ID - Rendahnya konsumsi susu di kalangan masyarakat Indonesia masih menjadi perhatian hingga saat ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, konsumsi susu nasional tercatat hanya sekitar 16,27 kilogram per kapita per tahun, angka yang masih tertinggal dibanding sejumlah negara di Asia Tenggara lainnya.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah mahasiswa IPB University menghadirkan inovasi susu kekinian bernama Moonyonyo untuk menarik minat mahasiswa mengonsumsi minuman bergizi dengan harga terjangkau ini.
Produk tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University melalui konsep minuman susu segar ekonomis dengan berbagai varian rasa.
Chief Executive Officer (CEO) Susu Moonyonyo, Faiq Ayyasy Nafis, menjelaskan bahwa inovasi tersebut hadir dari keresahan rendahnya minat konsumsi susu di kalangan mahasiswa.
Baca juga: Mahasiswa Peternakan UGM Raih Juara 2 SEOH 9.0 lewat Inovasi Limbah Whey Keju
Menurutnya, harga susu yang dianggap mahal serta pilihan rasa yang monoton sering membuat susu kalah bersaing dibanding minuman yang lagi hits lainnya.
“Susu Moonyonyo ini merupakan inovasi suatu produk hasil olahan ternak. Kami membuat susu yang memiliki gizi dan pastinya yang dibutuhkan mahasiswa itu harganya terjangkau,” tuturnya.
Susu Moonyonyo menggunakan bahan baku susu sapi segar yang berasal langsung dari kandang di Fakultas Peternakan IPB University. Seluruh proses pengolahan dilakukan secara mandiri oleh tim mahasiswa menggunakan metode pasteurisasi, sebelum dicampur dengan berbagai pilihan varian rasa.
Chief Marketing Officer (CMO) Susu Moonyonyo, Nur Afni Damayanti, mengatakan saat ini produk tersebut tersedia dalam beberapa pilihan rasa seperti plain, cokelat, dan choco cookies dengan kemasan cup berukuran 200 ml.
“Dari susu segar itu kami pasteurisasi sendiri, diolah sendiri, dan baru diberikan inovasi berupa rasa. Saat ini, pelanggan dapat menikmati varian plain, cokelat, dan choco and cookies dalam bentuk cup dengan ukuran sekitar 200 ml. Harga varian original dibanderol Rp8.000, sedangkan yang ada rasa Rp9.000,” jelasnya.
Susu Moonyonyo sendiri lahir dari program pengembangan Divisi Ekonomi Kreatif Himpunan Mahasiswa Produksi Ternak (Himaproter) IPB University yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Selain dikembangkan sebagai produk kewirausahaan mahasiswa, program ini juga sedang mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk memperoleh dukungan pelatihan dan pengembangan branding produk lebih lanjut lagi.
Tim pengembang berharap inovasi susu kekinian tersebut tidak hanya dikenal di lingkungan Fakultas Peternakan IPB, tetapi juga dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa di tingkat universitas hingga masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id