INDOZONE.ID - Mungkin kamu merasa tidak asing, atau justru kamu tidak sadar tempat syuting di film ini ternyata di kampusmu?
Bangunan kampus yang megah bukan hanya menjadi tempat mahasiswa menimba ilmu, tapi juga menjadi saksi bisu adegan-adegan dalam berbagai film.
Selain arsitekturnya yang memukau, perguruan tinggi ternama di Indonesia banyak yang memiliki lanskap indah, menjadikannya lokasi favorit para sineas film.
Yuk, markicek! Mari kita cek seberapa jeli matamu!
Universitas Padjajaran (UNPAD)
Terletak di Jatinangor dan Bandung, UNPAD dikenal dengan sudut-sudut bangunannya yang indah dan luas.
Salah satu bangunan yang kerap menarik perhatian adalah stadion berbentuk melingkar, yang pernah digunakan menjadi latar film Mau Jadi Apa? (2017).
Film ini mengisahkan tentang keraguan seorang pemuda terhadap masa depannya, dengan latar belakang kehidupan perkuliahan yang relatable bagi banyak mahasiswa.
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Baca juga: Udah Teken MoU, ITB Batal Buka Kampus di PIK 2: Kenapa Ya?
Sebagai sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia, kampus ini tidak hanya melahirkan insinyur-insinyur hebat, namun juga memiliki latar tempat yang klasik dan menyimpan cerita yang sinematik.
ITB memiliki bangunan di tiga lokasi: Bandung, Jatinangor, dan Cirebon.
Beberapa film yang memanfaatkan arsitektur klasiknya dengan nuansa akademik adalah Berbagi Cinta itu Ada (2006), Gema Kampus 66 (2017), dan Jomblo (2006).
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Kampus utama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berlokasi di Bandung.
Selain itu, UPI juga memiliki kampus-kampus lain di Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang.
Meskipun berfokus pada pendidikan, beberapa sudut di kampus utama UPI seringkali digunakan sebagai lokasi syuting film.
Dengan penataan yang asri dan lingkungan edukasi yang tenang, UPI mampu memberikan latar yang kuat untuk berbagai genre cerita, salah satunya adalah film A World Without (2021).
Universitas Indonesia (UI)
Baca juga: Mahasiswa UI Ciptakan Game untuk Deteksi Dini ADHD dan Disleksia, Juara 1 di Ajang Microsoft
Sebagai salah satu kampus peringkat teratas di Indonesia, Universitas Indonesia (UI) adalah kampus yang paling sering menjadi lokasi syuting film.
Suasana kampus yang asri dan rindang, dipadukan dengan arsitektur modern dan ikonik, menjadikannya pilihan favorit bagi para sineas.
Beberapa lokasi yang paling sering muncul di film antara lain Dermaga Rektorat, Taman Lingkar, Engineering Center, hingga Jembatan Teksas yang legendaris.
Deretan film populer yang pernah mengabadikan keindahan UI antara lain:
-
5 cm (2012): Film petualangan tentang persahabatan erat yang melibatkan pendakian gunung, dengan beberapa adegan awal dan akhir mengambil latar di UI.
-
Gie (2005): Biopik tentang aktivis Soe Hok Gie, yang banyak menggambarkan kehidupan dan perjuangan mahasiswa era 60-an di kampus tersebut.
-
Jomblo (2006): Film komedi romantis yang mengisahkan problematika percintaan mahasiswa dari berbagai sudut pandang.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Berlokasi di jantung kota budaya Yogyakarta, UGM juga merupakan salah satu kampus paling ikonik yang sering menjadi pilihan lokasi syuting film.
Dengan arsitektur khas Jawa yang berpadu dengan gaya kolonial, serta area kampus yang luas dan rindang, UGM menawarkan nuansa yang unik dan historis.
Salah satu film yang pernah mengambil latar di beberapa bangunan bergaya klasik UGM adalah Sang Pencerah (2010).
Film ini mengisahkan biografi inspiratif pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, di mana setting kampus UGM mampu memberikan kedalaman visual dan nuansa zaman yang kuat pada film tersebut.
Gimana? Apa kamu menyadari lokasi-lokasi kampus yang menjadi tempat syuting? Atau justru kampusmu tidak tertulis di list ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @utbk_snbt