INDOZONE.ID - IPB University dan National University of Singapore (NUS) memantapkan kolaborasi riset melalui pertemuan bertajuk Collaboration Research Program yang berlangsung pada 24-25 Juli 2025 di Singapura.
Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi intensif yang dimulai sejak Desember 2024, bertujuan memperkuat kerja sama strategis di bidang pertanian berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan inovasi teknologi.
Baca juga: Mahasiswa Vokasi IPB Ciptakan Alat Deteksi Mastitis Sapi Perah Berbasis Internet of Things
Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi dari kesepakatan yang telah ditandatangani tiga tahun lalu.
“IPB University sebagai universitas nomor satu di Asia Tenggara dalam bidang Agriculture and Forestry siap menjadi mitra strategis NUS dalam memfasilitasi riset dan edukasi, khususnya pada bidang pertanian berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan inovasi bisnis,” ujar Prof Arif Satria seperti dikutip dari siaran pers yang diterima INDOZONE, Selasa (29/7/2025).
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas tiga pilar utama kolaborasi, yaitu riset bersama, pengembangan sumber daya manusia, dan program pendidikan bersama.
Baca juga: Smart Classroom IPB: Ruang Kuliah yang “Bisa Baca” kejenuhan Mahasiswa
Prof Iskandar Z Siregar, Wakil Rektor IPB bidang Konektivitas Global, menambahkan bahwa kemitraan ini diharapkan berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi global.
Sementara itu, Executive Director IORA NUS, Prof Teo Chung Piaw, menyambut hangat kolaborasi ini dengan menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam menjawab tantangan global terkait keberlanjutan dan teknologi.
Selain menghadiri Collaboration Research Program, delegasi IPB juga mengikuti konferensi internasional INFORMS di Singapura, di mana tujuh makalah hasil kolaborasi riset IPB-NUS dipresentasikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release