INDOZONE.ID - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam program KKN Berdampak menggelar aksi pelestarian lingkungan di Desa Joho, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 3 Agustus 2025 ini, mereka menanam pohon tabebuya di halaman depan Balai Desa Joho sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus simbol keindahan desa.
Program ini merupakan bagian dari tema besar "Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pembersihan dan Pelestarian Lingkungan serta Penguatan UMKM Berbasis Media Sosial." Pohon tabebuya dipilih bukan hanya sebagai tanaman penghijauan, tetapi juga sebagai ikon estetika yang mempercantik desa dan membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Baca juga: Mahasiswa KKN Edukasi Lansia tentang Sindrom Metabolik dan Bagikan Buku Saku di Kelurahan Sambiroto
Kegiatan penanaman berlangsung dalam suasana cerah dan penuh semangat. Selain para mahasiswa, hadir pula Pak Machmud selaku pengurus kebun desa yang turut mendukung aksi tersebut.
“Menurut saya, penanaman pohon ini dapat memperindah Balai Desa Joho,” ungkap Pak Machmud.
Sementara itu, Variz selaku Koordinator KKN Joho Impact menjelaskan bahwa tabebuya bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga menyimpan makna mendalam.
“Tabebuya bukan hanya pohon yang indah saat berbunga, tetapi juga membawa pesan bahwa keindahan lingkungan bisa tercipta dari aksi kecil yang dilakukan bersama,” ujar Variz.
Penanaman ini menjadi momen simbolik penting yang menandai semangat perubahan yang dibawa oleh generasi muda. Mereka hadir bukan hanya untuk belajar, tetapi juga turut memberi dampak positif bagi masyarakat.
Ke depan, para mahasiswa berharap Desa Joho tak hanya dikenal sebagai sentra UMKM keripik gadung, tetapi juga sebagai desa hijau yang ramah lingkungan dan peduli akan keberlanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan