Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 15:00 WIB

Arlyn Collection Kini Punya Identitas! Mahasiswa Undip Turun Tangan Bantu UMKM Lokal

Author

Mahasiswa KKN-T Undip Tim 11 Beri Dukung UMKM Lokal (Farikha/Z Creators)

INDOZONE.ID - Dalam upaya mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (Undip) Tim 11 Kelompok 2 menyerahkan bantuan papan nama kepada salah satu mitra binaannya, Arlyn Collection, pada Rabu, 31 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di lokasi usaha Arlyn Collection yang berada di Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Arlyn Collection merupakan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan ecoprint, yaitu teknik pewarnaan kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga yang menghasilkan motif unik dan ramah lingkungan. Produk yang dihasilkan meliputi pakaian, dompet, tas, tempat HP, dan berbagai aksesori lainnya yang bernilai seni tinggi. Meski memiliki kualitas produk yang kompetitif, Arlyn Collection menghadapi kendala yang cukup krusial: lokasi usahanya belum memiliki papan penanda yang jelas.

“Selama kami melakukan observasi dan pendampingan, kami melihat bahwa banyak orang masih belum mengetahui secara pasti di mana lokasi Arlyn Collection karena tidak ada papan nama. Bahkan warga sekitar pun banyak yang belum menyadari bahwa di lingkungan mereka ada usaha kreatif seperti ini,” ungkap salah satu anggota KKN-T Tim 11 Kelompok 2, Muhamad Gunawan.

Hal tersebut tentu menjadi hambatan bagi calon pembeli yang ingin melihat langsung produk maupun melakukan transaksi di tempat. Tanpa adanya identitas visual berupa papan nama, usaha ini tampak tersembunyi dan kurang terekspos di lingkungan sekitar. Padahal, Arlyn Collection memiliki potensi besar untuk berkembang, apalagi dengan meningkatnya tren produk ramah lingkungan dan handmade.

Menanggapi situasi tersebut, mahasiswa KKN-T kemudian berinisiatif membuat papan nama yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis dan sesuai dengan karakter produk Arlyn Collection. Desain papan tersebut memadukan elemen alami seperti daun dan warna-warna lembut untuk memperkuat citra ecoprint sebagai produk berbasis alam.

Baca juga: Dari Tenun Troso Menjadi Gaya Siap Pakai: Aira Collection Tumbuh dari Desa untuk Indonesia

Mahasiswa KKN-T Undip Tim 11 Kelompok 2 (Farikha/Z Creators)

Baca juga: MijenVerse: Wadah Digital Kreativitas Warga Desa Mijen

Penyerahan papan nama ini dilakukan secara simbolis kepada pemilik usaha, yang menyambutnya dengan penuh antusias.

“Kami merasa sangat terbantu. Selama ini banyak orang bingung mencari lokasi kami karena tidak ada penanda apa-apa. Dengan adanya papan nama ini, kami berharap pelanggan bisa lebih mudah menemukan tempat kami, apalagi kalau ingin membeli langsung atau ikut workshop ecoprint,” ujar pemilik Arlyn Collection.

Selain menyerahkan papan nama, mahasiswa juga memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya identitas usaha, strategi branding visual, dan potensi pemasaran berbasis lokasi. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan UMKM yang difokuskan pada peningkatan visibilitas dan daya saing mitra usaha.

“Langkah kecil seperti ini mungkin terlihat sederhana, tapi dampaknya sangat besar bagi keberlangsungan usaha lokal. Identitas visual seperti papan nama bisa menjadi pintu pertama yang memperkenalkan produk kepada masyarakat lebih luas,” tambah Muhamad Gunawan.

Dengan adanya papan nama ini, diharapkan Arlyn Collection dapat lebih dikenal oleh masyarakat sekitar dan menjangkau lebih banyak konsumen, baik secara langsung maupun melalui promosi dari mulut ke mulut. Ini juga menjadi contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi praktis bagi persoalan yang dihadapi UMKM di lapangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU