INDOZONE.ID - Siapa yang kalau stres bawaannya kudu jalan-jalan dan healing? Apalagi, kuliah, tugas, dan organisasi sering membuat kepala terasa penuh.
Tak ayal, healing sederhana di alam terbuka jadi pilihan untuk menyegarkan diri. Kamu bisa pergunakan waktumu untuk jalan-jalan menapaki rumput, hirup udara segar, sambil duduk menikmati pemandangan.
Buat mahasiswa Bandung, pilihan hiking tidak harus jauh atau mahal. Berikut lima rekomendasi spot hiking yang bisa ditempuh cepat, ramah di kantong, dan cocok untuk berbagai tingkat kemampuan.
5 Tempat Hiking Dekat Bandung
1. Gunung Putri
Baca juga: Liburan Semester Anti Gabut: 8 Ide Produktif dan Seru Isi Hari
Gunung Putri terletak di Jalan Gunung Putri No. 184, Kelurahan Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Jalur hiking-nya berupa jalan berkonblok yang aman untuk pemula dan durasi perjalanan menuju puncak sekitar 30 hingga 45 menit.
Dari atas, kamu bisa menikmati pemandangan Kota Bandung yang indah, terutama saat malam hari.
Tiket masuk dibanderol Rp15.000 untuk hari biasa dan Rp25.000 pada akhir pekan.
2. Bukit Moko
Bukit Moko berada di kawasan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Perjalanan hiking dari area parkir menuju titik utama memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit dengan jalur yang cukup mudah.
Bukit ini terkenal dengan pemandangan city light di malam hari dan sunrise yang memukau di pagi hari.
Baca juga: Magang di Luar Negeri? Kerja Sambil Liburan Pakai WHV Australia 2025
Harga tiket masuk pun cukup terjangkau, berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000, kamu sudah bisa nikmati jalur yang tidak terlalu menantang.
Sangat cocok untuk pemula yang ingin sekadar berjalan santai sambil menikmati udara segar.
3. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura)
Tahura berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 99, Kelurahan Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Tempat ini menawarkan trek hiking sepanjang lima kilometer yang dapat ditempuh dalam satu hingga dua jam, tergantung kecepatan.
Tingkat kesulitannya bervariasi dari pemula hingga menengah, tergantung jalur yang dipilih.
Selain jalur hiking, Tahura memiliki destinasi sejarah seperti Goa Jepang dan Goa Belanda, serta fasilitas umum seperti musalah, toilet, warung makan, dan area bermain anak.
Baca juga: Menikmati Pemandangan Menakjubkan Hutan Malam Hari di Wahana Edukasi Hutan Mycelia
Harga tiket masuk sekitar Rp17.000 per orang, jadi kamu sudah bisa healing, hiking, dan saving pengeluaran transport jauh.
4. Sukawana
Sukawana berada di Kelurahan Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Jalur hiking di sini mengarah ke Upas Hill dan memakan waktu sekitar tiga jam perjalanan.
Selama perjalanan, kamu akan melewati hamparan kebun teh yang luas dan suasana sejuk khas pegunungan.
Tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang. Dengan durasi yang lebih panjang, jalur ini cocok untuk tingkat menengah yang ingin mencoba rute lebih menantang dibanding jalur pemula.
5. Jayagiri
Jayagiri juga berada di Kelurahan Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan merupakan jalur lain menuju Upas Hill.
Baca juga: Dari Desa ke Dunia Digital: Sigur.id dan Cerita Transformasi Ekonomi Kreatif di Kaki Gunung Ungaran
Jalur hiking ini memakan waktu sekitar dua jam dengan ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
Lintasan yang beralaskan guguran daun, membuat suasana hutan terasa lebih asri dan menenangkan.
Tiket masuk hanya Rp5.000 untuk hiking dan Rp8.000 jika ingin berkemah.
Jalur ini direkomendasikan untuk kamu yang sudah cukup terbiasa hiking di jalur pemula dan masuk tingkat menengah hingga advance karena membutuhkan stamina yang lebih baik.
Itulah lima tempat hiking dekat Bandung yang bisa jadi pilihan para mahasiswa untuk healing sederhana.
Namun, kamu harus tetap pilih jalur sesuai kemampuan dan siapkan perlengkapan sederhana agar perjalanan aman dan nyaman.
Dengan biaya terjangkau dan jarak yang dekat dari Bandung, kelima lokasi ini bisa jadi pilihan tepat untuk melepas stres dan menghirup udara segar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan