Kamis, 14 AGUSTUS 2025 • 11:14 WIB

Tips Jitu Jawab Pertanyaan Basic saat Wawancara Beasiswa, Jangan Asal Cerita Panjang

Author

Ilustrasi mahasiswa sedang menggunakan laptop (freepik)

INDOZONE.ID - Saat kamu mendaftar beasiswa untuk keperluan studi, pastinya banyak banget yang harus dipersiapkan. 

Biasanya, pendaftaran diawali dengan mengirimkan syarat-syarat dokumen administrasi. Kamu harus mempersiapkan form pendaftaran, surat rekomendasi, nilai kemampuan bahasa seperti TOEFL, cover letter, atau lainnya sesuai yang dibutuhkan. 

Nantinya, dokumen tersebut akan dicek satu per satu oleh pihak pemberi beasiswa. Kalau dinyatakan lolos, biasanya langsung masuk ke tahap wawancara. 

Baca juga: 6 Jurusan yang Cuma Satu-satu nya di Indonesia, Dari Teknik Nuklir hingga Ilmu Keluarga

Sesi wawancara ini jadi tahapan yang cukup berat, kamu bakal ditanya bermacam pertanyaan, mulai diminta untuk perkenalan diri, alasan mengambil beasiswa ini, sampai rencana setelah lulus. 

Namun, seringkali ada pertanyaan dasar yang justru bisa buat kamu gagal. Ada beberapa penyebab yang bikin wawancara beasiswa gagal, seperti jawaban terlalu bertele-tele, tidak menjelaskan alasan yang jelas, atau bahkan gak punya tujuan setelah lulus. 

Oleh sebab itu, wajib banget buat mempersiapkan dengan baik sebelum wawancara. Kamu bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini, supaya bisa jawab pertanyaan dasar saat interview beasiswa.

Baca juga: Salah Jurusan Bukan Berarti Gagal, Ini Skill yang Paling Dicari Perusahaan saat Ini!

Perkenalan Diri secara Ringkas

Saat perkenalan diri, kamu harus menjelaskan secara ringkas. Jelaskan secara langsung asal dari mana, minat di bidang apa, dan tujuan akademik seperti apa. Hindari jawaban dengan cerita terlalu panjang atau bertele-tele.

Contoh: “Saya (x) siswa kelas 12 dari (x). Sejak SMA, saya aktif di kegiatan lingkungan seperti mengelola limbah dan membuat saringan air sederhana. Saya ingin kuliah di bidang lingkungan karena yakin lewat ilmu yang saya dapatkan, bisa membantu mengatasi krisis air bersih di Indonesia”.

Jelaskan Alasan secara Spesifik

Jika kamu ditanya ‘kenapa perlu beasiswa ini?’, jelaskan secara spesifik apa alasan kamu harus mendapatkan beasiswa ini, hubungan dengan tujuan dari studi kamu. Berikan penjelasan mengenai dampak atau kontribusi secara jelas di masa depan. 

Contoh: “Saya perlu beasiswa ini untuk mendukung saya belajar lebih dalam tentang pengelolaan air bersih dan sampah. Setelah lulus, saya ingin berkontribusi membuat solusi lingkungan yang terjangkau untuk masyarakat, terutama di daerah yang belum memiliki akses air bersih”.

Baca juga: KKN-T UNDIP Ajak Anak TK Gayamsari Menabung Lewat Lagu dan Animasi

Jelaskan Alasan Memilih Jurusan dengan Detail

Saat wawancara, penting banget untuk menjelaskan alasan kamu memilih jurusan tersebut. Ceritakan latar belakang dan ketertarikan kamu, tambah pengalaman supaya lebih meyakinkan. 

Contoh: “Saya memilih Teknik Lingkungan karena saat ikut program lingkungan, saya membantu membuat filter air sederhana untuk desa yang kekurangan air bersih. Dari situ, saya ingin mendalami bidang lingkungan agar bisa memberikan lebih banyak orang akses air layak”.

Baca juga: Mahasiswa KKN-T Undip Tim 162 Mengajak Anak Belajar Sejarah Uang dan Menabung

Jelaskan Arah Karier Kedepannya

Pertanyaan ‘apa rencanamu setelah lulus?’ bukan sekadar formalitas. Pemberi beasiswa ingin tahu lebih jauh apa prospek kamu setelah lulus. Jelaskan gambaran kontribusi seperti apa yang ingin kamu berikan. Jangan sampai kamu tidak memiliki arah karier masa depan.

Contoh: “Setelah lulus, saya ingin menerapkan ilmu di perusahaan konsultan lingkungan yang fokus pada air bersih dan sanitasi. Tujuan saya adalah membantu implementasi sistem pengolahan air sederhana ke desa-desa terpencil sehingga lebih banyak orang yang bisa hidup sehat”.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@indo.mengabdi

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU