INDOZONE.ID - Dunia kampus udah pasti gak bisa kepisah sama yang namanya leptop. Apalagi kalau kamu udah masuk semester akhir dan harus ngerjain skripsi, itu sih wajib banget pakai leptop.
Tapi ada yang beda nih dari Tinamid Selegani, mahasiswi Akuntansi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.
Baca juga: Kisah Inspiratif Saraah Dharmawan, Seorang Tunarungu yang Berhasil Lulus Program Magister UNY
Kisah Tinamid selegani ini penuh inspiratif, walaupun dalam keterbatasan gak punya leptop, Tinamid berhasil lulus jadi sarjana dengan ngerjain semua dari proposal, sampai skripsi yang berlembar-lembar itu cuman pakai handphone.
Perjuangan Tinamid yang Gak Kenal Kata Menyerah!
Awalnya, Tinamid punya laptop untuk menunjang kuliahnya. Tapi sayangnya, perangkat itu sering error sampai akhirnya rusak total. Tentu aja kondisi sulit Tinamid ini ngebuat dia bingung dan down.
Tapi karena gak punya pilihan lain, Tinamid pun mengandalkan handphone buat ngetik, revisi, sampai kirim file ke dosen pembimbing.
Gak berhenti sampai di situ aja strugle yang dialamin Tinamid. Tinamid makin down karena dia harus berjuang sendirian setelah kedua orang tuanya tiada. Kondisi itu sempat bikin semangatnya drop.
Tapi untungnya, ada dukungan penuh dari sang adik, Ferdinan Selegani, yang selalu nyemangatin lewat doa dan kata-kata penguat. Dari situ, Tinamid bangkit lagi dan memutuskan buat tetap fight sampai titik akhir.
Keberhasilan Tinamid jadi Inspirasi Buat Kamu!
Perjuangan Tinamid pun berbuah manis. Dia lulus dengan penuh kebanggaan dan berhasil meraih gelar Sarjana Akuntansi. Rasa syukur itu dia tujukan kepada Tuhan, keluarga dan adik tersayangnya yang selalu ada untuk Tinamid.
Kisah Tinamid ini bukti nyata kalau keterbatasan bukan alasan buat berhenti mengejar mimpi. Dan untuk kamu mahasiswa yang lagi berjuang, mari hargai serta bersyukur dengan semua proses yang kamu miliki.
Baca juga: 6 Tips Jitu Buat Mahasiswa Baru untuk Survive di Semester Awal, Wajib Cari Teman yang Suportif
Tinamid membuktikan satu hal penting yakni tekad, kerja keras, dan ketekunan bisa mengalahkan segala keterbatasan. Ia menunjukkan kalau semangat belajar nggak harus kalah sama keadaan.
Nah, apa kamu pernah ada di posisinya Tinamid atau mungkin sekarang lagi ada di posisinya Tinamid?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@timikafolks