Kamis, 11 SEPTEMBER 2025 • 09:36 WIB

Mahasiswa ITB Ciptakan Gitar Akustik dari Material Karuun untuk Tugas Akhirnya: Keren Banget

Author

Nidewi Aruman berfoto setelah sidang dengan gitar buatannya (itb.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) membuat tugas akhir dengan sebuah inovasi unik.

Nidewi Aruman, mahasiswa product design ITB menjadikan tugas akhir sebagai karya yang benar-benar menyatu dengan dirinya. Ia membuat gitar akustik berbahan karuun, sebuah rotan yang diproses menjadi lembaran/vinir.

Baca juga: Dear Mahasiswa, Ini Lho 9 Jalan Kesuksesan ala Howard Gardner sang Profesor Harvard yang Wajib Ditiru

Perempuan yang akrab disapa Aruma ini menyebut kalau pilihan gitar ini karena ketertarikannya pada instrumen tersebut. 

“Gitar itu instrumen paling diminati di dunia. Aku sendiri juga sering manggung pakai gitar. Jadi karya ini bukan hanya sekadar akademik, tapi bisa aku pakai langsung di panggung,” ujarnya.

Baca juga: Bukan Cuma Tugas Berat, Teman Kayak Gini Juga Bisa Ganggu Hidup Kamu sebagai Mahasiswa

Karuun: dari Furnitur ke Alat Musik

Penggunaan bahan karuun ini menjadi keunikan tersendiri. Material ini biasanya dikenal pada industri furnitur, dan belum dieksplorasi secara akustik. 

Aruma mengungkapkan kalau karuun bisa membuat gitar lebih ringan, fleksibel, dan bisa buat desain tubuhnya lebih beragam dibandingkan kayu. Bentuk melengkung bukan sekadar untuk estetika, tapi juga kenyamanan pemain gitar.

“Karena karuun lebih elastis dan fleksibel, gitar bisa dibentuk dengan kurva yang lebih banyak. Itu penting, bukan cuma buat tampilan, tapi juga buat kenyamanan main,” katanya.

Baca juga:  Mahasiswa Unpad Ciptakan Alat Terapi Fobia Berbasis Virtual Reality dan Aroma Kemenyan

Proses eksplorasi materian karuun (itb.ac.id)

Perjalanan Riset

Pengerjaan tugas akhir ini berjalan selama satu tahun. Pada enam bulan pertama, ia gunakan buat studi gestur ketika bermain gitar. Mulai dari mengukur setiap lekukan, hingga detail kenyamanan yang diperlukan. 

Bukan cuma itu, Aruma bekerja sama dengan musisi dan sound engineer untuk validasi akustik.

Tes akustik ini dilakukan di laboratorium, termasuk analisis sound quality (sharpness, loudness, roughness) dan spectrum analysis. Keduanya memperlihatkan suara dari gitar karuun lebih hangat dengan karakter mellow. 

“Menurut para musisi, suaranya lebih warmth, lebih cocok untuk musik folk atau mellow. Itu yang bikin gitarnya punya ciri khas,” ujarnya.

Baca juga: 5 Jurusan Kuliah di Luar Negeri yang Bermanfaat Buat Bangsa Indonesia Lebih Maju

Tantangan dalam Riset

Dalam proses pengerjaan tentunya pasti ada tantangan. Dari 100 alternatif sketsa awal, Aruma harus menyeleksi hingga satu desain final. 

Baginya, part paling sulit yaitu ketiak buat body gitar, bahkan membutuhkan waktu tiga sampai empat bulan. 

Headstock dan neck bisa selesai dalam beberapa hari, tapi body itu tantangan terbesar karena materialnya benar-benar baru dipakai untuk alat musik,” tutur Aruma.

Baca juga: Raih Prestasi Dunia! Mahasiswa BINUS Tembus Peringkat 18 ICPC World Finals 2025 di Baku

Aruma bekerja sama dengan dua perajin. Krisandi, yang ahli dalam material karuun, serta Pak Rikun, perajin gitar. Dukungan juga datang dari dosen pembimbing, Dr. Dwinita Larasati, M.A. yang mendorong Aruma untuk terus mengeksplorasi desain.

Prototype gitar akustik Nidewi Aruman (itb.ac.id)

Ciptakan Suara yang Khas

Untuk menemukan hasil maksimal, Aruma membuat dua gitar berukuran 1:1 untuk diuji. Hasilnya menunjukan bahwa gitar finalnya bisa menghasilkan suara berbeda dari gitar kayu, lebih lembut, dan mellow.

Baca juga: Nama Kampus Bisa Jadi Modal Karier? Ini 5 Bukti Nama Kampus Bisa Jadi Boost Buat Karier & Branding Diri

Atas kerja kerasnya selama ini, Aruma berhasil meraih nilai A dalam tugas akhirnya. 

“Bagi aku, ini bukan soal mengejar label inovasi. Ini sesuatu yang personal, aku suka, jadi dikerjakan dengan hati. Karena itu, meski rasanya berat, tapi aku tidak terbebani sama sekali,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Itb.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU