Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 15:36 WIB

Fakultas Teknik, Kok Lombanya Bisnis? Fenomena Anak FTUI yang Jago BCC & BIC

Author

Alumni Fakultas Teknik Universitas (eng.ui.ac.id)

INDOZONE.ID -  Sering lihat mahasiswa teknik ikut lomba bisnis atau ekonomi? Pas dihadapkan langsung, pasti muncul pikiran, “Bukannya jurusannya teknik? Kok bisa nyambung ke situ, ya?”

Pemandangan ini lagi umum di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI). Bahkan, bikin banyak mahasiswa dari jurusan lain penasaran.

Padahal, meski mereka anak teknik, kompetisi yang diikuti justru Business Case Competition (BCC) dan Business Plan/Innovation Competition (BPC/BIC). Jadi, apa yang sebenarnya bikin mereka begitu antusias?

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Anak Teknik Sipil Jago Bikin Bangunan 'Tahan Banting' dari Gempa

Apa Bedanya BCC dan BPC/BIC?

BCC pada umumnya berpusat pada studi kasus nyata dari sebuah perusahaan. Peserta ditantang memecahkan masalah bisnis dengan strategi yang tepat.

Sementara itu, BPC atau BIC lebih fokus ke pembuatan rencana bisnis dari nol, mulai dari ide, riset, sampai prototype jadi.

Sederhananya, BCC melatih kemampuan problem solving dan strategic thinking, sedangkan BPC/BIC mengasah kreativitas, riset, dan kemampuan presentasi untuk meyakinkan investor.

Baca juga: Penyebab Jurusan Teknik Industri Jadi Favorit Mahasiswa Baru

Anak Teknik Bisa Apa Aja di Lomba Bisnis?

Menariknya, menurut data Liga Prestasi RISTEK BEM FTUI, sejak September 2023 sampai September 2025, jumlah pemenang lomba BCC dan BPC/BIC dari jurusan teknik terus meningkat setiap tahunnya.

Pada 2023, persentasenya ada di angka 35,11 persen, lalu naik menjadi 37,54 persen setahun kemudian. Di 2025, angkanya melonjak hingga 43,92 persen.

Salah satu contohnya datang dari Team Terbang, tim mahasiswa Teknik Biomedis yang meraih Juara 1 dan Best Presentation di kompetisi Enterns UI 2025 BIC pada 18 September 2025 lalu.

Team Terbang,Juara 1 dan Best Presentation di kompetisi Enterns UI 2025 BIC (eng.ui.ac.id)

Beranggotakan Argatha Advella Hutagalung, Innezahra Aurelia Titani, dan Raisa Shahira Afnan, mereka mengaku kalau ikut kompetisi bisnis membuka wawasan baru yang tidak mereka dapat di kelas teknik.

Hal-hal, seperti riset pasar, berpikir layaknya entrepreneur yang membangun bisnis berkelanjutan, hingga menyampaikan presentasi yang meyakinkan bukan hal yang umum di dunia teknik.

Dengan adanya kompetisi seperti BCC dan BIC, mahasiswa teknik punya ruang buat mengeksplor hal-hal di luar bidangnya, sekaligus melihat permasalahan dunia dari kacamata bisnis yang nyata di industri.

Baca juga: Alumni ITB Dorong Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Studi ke Luar: Jangan Puas Bersaing Hanya di Dalam Negeri

Lewat studi kasus dari praktisi dan sektor industri, mahasiswa FTUI bisa tetap mengasah logika dan kemampuan problem solving khas anak teknik sambil memperluas wawasan di dunia bisnis.

Jadi, buat anak FT yang selama ini sibuk dengan angka, coding, atau desain struktur, ikut lomba bisnis bisa jadi cara seru buat ngelatih sisi kreatif dan strategis. Siapa tahu, justru lahir engineer, yang bisa jadi entrepreneur masa depan, dari lomba ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eng.ui.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU