INDOZONE.ID - Di dunia kampus, kemampuan berkomunikasi gak hanya tentang menyampaikan pendapat di kelas atau saat presentasi. Tapi cara berbicara dan bersikap saat berinteraksi dengan orang lain baik dengan teman, dosen, maupun organisasi bisa menjadi cerminan karakter dan kedewasaan seorang mahasiswa.
Banyak mahasiswa pandai berbicara, tetapi gak semua tahu bagaimana menciptakan suasana diskusi yang nyaman dan membangun. Sikap dalam berbicara sering kali menentukan bagaimana seseorang diterima di lingkungan kampus.
Memiliki attitude yang baik dalam berbicara dapat membuat seseorang disukai banyak orang, dan juga memudahkan dalam membangun relasi yang sehat di dunia akademik.
1. Jangan Suka Motong Omongan
Kebiasaan menyela pembicaraan sering kali dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh pada kenyamanan lawan bicara.
Saat berdiskusi kelompok atau rapat organisasi, biarkan teman menyelesaikan kalimatnya terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan kalau seseorang benar-benar mendengarkan, bukan sekadar ingin didengar.
2. Hindari Sikap Sok Tahu dan Nada “Ngegas”
Dalam lingkungan akademik, sikap sok tahu bisa menjadi bumerang. Mahasiswa yang rendah hati untuk mengakui ketidaktahuan justru lebih dihargai. Ketika menjelaskan sesuatu kepada teman kuliah, gunakan nada bicara yang tenang dan gak menggurui.
3. Dengarkan dengan Penuh Perhatian
Dunia kampus adalah ruang yang dipenuhi gagasan. Tapi sering kali, mahasiswa lebih sibuk menunggu giliran bicara daripada benar-benar mendengarkan.
Padahal, kemampuan mendengarkan aktif adalah kunci membangun diskusi yang produktif. Di kelas, hal ini bisa ditunjukkan dengan menatap lawan bicara, memberikan respons kecil seperti anggukan, atau mencatat poin penting yang diutarakan teman.
4. Jangan Jadikan Obrolan Tentang Diri Sendiri Terus-Menerus
Baik di lingkup organisasi ataupun pertemanan kampus, ada kalanya seseorang terlalu sering mengaitkan pembicaraan dengan pengalaman pribadi. Padahal, memberi ruang bagi orang lain untuk bercerita bisa menciptakan rasa saling menghargai.
Saat teman sedang berbagi masalah kuliah, cukup dengarkan tanpa terburu-buru menimpali dengan kisah sendiri.
5. Gunakan Nada Suara dan Ekspresi yang Ramah
Nada bicara lembut dan ekspresi wajah yang bersahabat mampu mengubah suasana dalam kelompok. Saat presentasi, misalnya, mahasiswa dengan nada positif lebih mudah menarik perhatian audiens.
6. Pilih Kata dengan Bijak
Kehidupan kampus sering kali mempertemukan mahasiswa dengan berbagai karakter. Maka, menjaga pilihan kata menjadi penting mulai dari hindari sarkasme, lelucon yang menyinggung, atau komentar negatif di tengah perbedaan pendapat.
Dalam dunia kampus yang penuh dinamika, kemampuan berkomunikasi dengan attitude yang baik adalah bekal berharga.
Mahasiswa yang mampu berbicara dengan sopan, mendengarkan dengan empati, dan menghormati pendapat orang lain bisa lebih mudah diterima di berbagai lingkungan dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@mudahbersuara