INDOZONE.ID - Skripsi adalah tahapan akhir seorang mahasiswa yang harus dilewati sebelum resmi lulus. Ini sering jadi momok mengerikan dan menantang, gak jarang orang jadi stres akibatnya mengerjakannya.
Sebenarnya skripsi tidak semenakutkan itu, jika tahu cara mainnya. Kamu wajib paham gimana cara mengatur strategi saat buat skripsi, sehingga tetap lancar tanpa dibawa stres. Jika sudah stres, banyak yang akhirnya terabaikan.
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan saat buat skripsi agar tidak stres. Mulai dari menentukan topik hingga atur waktu harus benar-benar dilakukan dengan tepat. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut dijamin bagus dan bisa lulus di waktu yang tepat.
6 Tips Mengerjakan Skripsi Biar Tidak Stres
1. Angkat Topik yang Kamu Suka
Salah satu penyebab mahasiswa stres saat mengerjakan skripsi adalah kehilangan minat ketika di tengah jalan. Untuk menghindarinya, cobalah angkat topik penelitian yang memang kamu suka.
Dengan menyukai topik tersebut, bisa buat proses riset dan penulisan akan lebih ringan dan menyenangkan. Pada akhirnya kamu gak merasakan stres pada umumnya.
2. Buat Timeline dan Target Jelas
Dalam membuat skripsi itu harus ada timeline dan rencana yang jelas. Jangan sampai skripsi justru ganggu kehidupanmu, seperti telat makan, telat tidur, atau ganggu aktivitas lainnya.
Cobalah susun timeline dari awal, mulai dari riset, pengumpulan data, penulisan, bahkan revisi. Tentukan target setiap minggu secara realitas dan tetap disiplin mengerjakannya. Timeline ini bakal bantu kamu supaya tetap di jalur dan gak mepet deadline.
Baca juga: Hindari 4 Kebiasaan Buruk Ini Selama Masa Perkuliahan!
3. Rajin Diskusi dengan Pembimbing
Bimbingan dengan dosen itu penting banget selama proses membuat skripsi. Cara ini bisa memudahkan kamu untuk menyusun draft. Jangan sampai kamu buat draft dari awal hingga akhir tanpa bimbingan, karena bisa saja nanti direvisi semua.
Selain itu, dosen akan bantu kamu gimana cara mencari data, menulis yang benar, hingga merekomendasikan metode apa yang cocok digunakan dalam penelitian. Sering bimbingan dengan dosen pun jadi bukti kamu serius untuk menyelesaikan tugas tersebut.
4. Atur Waktu Istirahat
Skripsi itu memang tugas yang wajib dikerjakan sampai tuntas, tapi bukan segalanya. Kamu harus tetap atur waktu tidur supaya tidak kelelahan. Tidur yang berkualitas juga bisa membantu agar tidak kehilangan fokus saat skripsian.
5. Pakai Tools dan Sumber yang Bisa Membantu
Ada berbagai tools untuk mendukung pengerjaan skripsi tersebut. Misalnya mendeley untuk atur referensi sehingga lebih rapi. Dengan bantuan tools tersebut, dijamin skripsi mu bisa selesai lebih cepat dan pastinya rapi.
Selain itu, sumber di internet juga bisa kamu gunakan untuk mempermudah mendapatkan data, jadi tidak hanya berdasarkan buku fisik saja. Kamu bisa jadi berbagai website yang berisikan banyak jurnal, tinggal cari mana yang sesuai dengan penelitian tersebut.
Baca juga: Mahasiswa ITB Masuk Top 5 Final Internasional SEG Challenge Bowl 2025 lewat Kolaborasi Multidisiplin
6. Jangan Menunda Pengerjaan
Salah satu masalah terbesar dalam skripsi adalah menunda pengerjaannya. Kalau sudah menunda-nunda seperti ini, biasanya akan keterusan. Nantinya, kamu akan merasa keteteran jika sudah mendekati deadline.
Kerjakan bagian-bagian mudah atau ringan terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu tidak akan merasa terbebani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unsera.ac.id, Instiki.ac.id