INDOZONE.ID - Kalau udah jadi mahasiswa, berarti harus mampu memahami banyak materi dalam waktu singkat. Agar proses belajar lebih efektif, diperlukan metode yang benar-benar membantu otak bekerja optimal.
Ada lima metode yang dapat meningkatkan daya ingat, fokus, dan produktivitas saat belajar.
5 Metode Belajar Efektif untuk Mahasiswa Supaya Otak Tetap Aktif dan Tajam
Baca juga: Tips Kebut SNBT 2026 dari Nol: Strategi Belajar 5 Bulan yang Bikin Skor Melonjak
1. Active Recall
Metode ini melatih otak untuk mengingat kembali informasi tanpa harus melihat catatan. Setelah mempelajari materi, cobalah menutup buku dan mengulang isi pelajarannya dengan kata-kata sendiri, baik secara lisan maupun tulisan. Teknik ini membuat otak lebih aktif dan memperkuat memori jangka panjang.
2. Spaced Repetition
Banyak mahasiswa masih menggunakan sistem belajar “kebut semalam”. Padahal, teknik ini justru membuat informasi cepat hilang.
Spaced Repetition mendorong pengulangan materi dengan jarak waktu tertentu misalnya hari ini, lalu tiga hari kemudian, dan diulangi lagi seminggu setelahnya. Pola interval ini membantu otak menyimpan informasi secara bertahap dan lebih kuat.
3. Feynman Technique
Metode yang diambil dari nama fisikawan Richard Feynman ini menekankan pentingnya mengajarkan kembali materi dengan bahasa sederhana. Bayangkan sedang menjelaskan konsep sulit kepada anak kecil.
Jika dapat dijelaskan dengan mudah, berarti materi tersebut benar-benar dipahami. Tapi jika masih bingung, itu tandanya bagian itu perlu dipelajari ulang.
4. Dual Coding
Bagi mahasiswa yang suka mencatat, metode Dual Coding bisa menjadi solusi efektif. Teknik ini menggabungkan teks dan gambar, seperti diagram, mind map, atau ilustrasi visual.
Otak manusia lebih mudah mengingat visual, sehingga kombinasi ini membantu memahami konsep dengan lebih cepat dan bertahan lama di ingatan.
5. Interleaving
Baca juga: 6 Tips Jitu Memilih Jurusan Kuliah: Gak Ada Drama Salah Pilih!
Berbeda dari belajar satu topik secara terus-menerus, Interleaving mendorong penggabungan berbagai mata kuliah dalam satu sesi belajar. Misalnya, mempelajari teori komunikasi setelah meninjau metode penelitian.
Kelima metode ini menunjukkan kalau belajar gak harus selalu lama, tetapi harus strategis. Bagi mahasiswa yang ingin hasil maksimal, menerapkan cara belajar aktif dan terencana seperti ini dapat membantu menghadapi tekanan akademik dengan lebih tenang dan efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@media.belajarid