INDOZONE.ID – Cuti kuliah bisa menjadi salah satu pilihan mahasiswa untuk mengatasi berbagai situasi, seperti mengejar peluang baru atau menempuh prioritas lain.
Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan konsekuensinya sebelum membuat keputusan ini.
Berikut adalah 5 kosekuensi yang perlu kamu pertimbangan jika ingin mengambil cuti kuliah.
Baca juga: Biar Gak Salah Pilih Jurusan Kuliah, Kenali 5 Tipe Kepribadian Holland
1. Perpanjangan Masa Studi
Mengambil cuti berarti menghentikan proses kuliah untuk sementara waktu. Akibatnya, masa studimu akan bertambah lebih lama dari rencana awal.
Jika sebelumnya kamu menargetkan lulus dalam empat tahun, adanya cuti dapat membuat target tersebut mundur satu semester atau bahkan lebih.
Perubahan ini bisa mempengaruhi rencana besar lainnya, seperti melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mengikuti program magang, atau mulai mencari pekerjaan.
Penting untuk mempertimbangkan apakah kamu siap menerima perubahan pada timeline akademikmu.
2. Kesulitan Mengikuti Perkuliahan
Saat masa cuti usai, kamu mungkin akan menghadapi tantangan untuk menyesuaikan diri dengan ritme kuliah yang sudah berjalan.
Materi yang diajarkan selama cuti sering kali cukup banyak, sehingga kamu perlu usaha ekstra untuk mengejar ketertinggalan.
Teman-temanmu mungkin sudah lebih memahami materi, sementara kamu harus memulai kembali dari awal.
Jika tidak dipersiapkan dengan baik, kondisi ini bisa membuatmu merasa kewalahan, bahkan mempengaruhi kualitas belajar dan nilai yang kamu dapatkan.
Baca juga: Jalan Pintas Menuju Petaka Akademik, 4 Dampak Negatif Pakai Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!
3. Risiko Kehilangan Beasiswa
Jika kamu adalah mahasiswa yang menerima bantuan kuliah, cuti kuliah bisa memberikan dampak besar.
Banyak lembaga penyedia beasiswa memiliki aturan ketat yang tidak memperbolehkan penerimanya untuk mengambil cuti selama masa studi.
Jika aturan ini dilanggar, beasiswa berpotensi dicabut atau tidak dilanjutkan pada semester berikutnya.
Sebelum memutuskan untuk cuti, pastikan kamu mempelajari syarat dan ketentuan beasiswa secara menyeluruh agar tidak kehilangan bantuan finansial penting tersebut.
4. Hilangnya Akses terhadap Fasilitas Kampus
Ketika cuti, statusmu sebagai mahasiswa aktif biasanya akan dihentikan sementara.
Hal ini membuatmu tidak bisa lagi menggunakan berbagai fasilitas kampus, seperti perpustakaan, laboratorium, studio, bahkan Wi-Fi kampus.
Padahal fasilitas tersebut sangat membantu untuk belajar, mencari referensi, ataupun mengerjakan proyek tertentu.
Jika kamu tetap membutuhkan fasilitas kampus selama cuti, hal ini bisa menjadi kendala yang cukup menyulitkan.
Baca juga: Tiga Kampus di Aceh Dirikan Posko dan Dapur Umum, Sediakan 500 Porsi Makan Tiap Hari
5. Berkurangnya Relasi dan Kedekatan dengan Teman
Cuti kuliah bisa memengaruhi hubunganmu dengan teman-teman seangkatan. Saat kamu cuti, temanmu akan tetap maju menyelesaikan semester demi semester.
Ketika cuti selesai dan kembali, kamu mungkin merasa kurang dekat atau tidak lagi mengikuti perkembangan mereka.
Perubahan lingkaran pertemanan dan ritme kegiatan bisa membuatmu merasa terpisah dari kelompok yang sebelumnya akrab.
Ini adalah hal yang perlu dipertimbangkan jika kamu sangat mengandalkan dukungan sosial dari teman-temanmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cakrawala.ac.id