Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 17:15 WIB

Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Olah Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Author

Mahasiswa KKN Undip mengajak warga mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi (Zahra Mufit Salsabila). 

INDOZONE.ID - Dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro tahun 2025, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat, Zahra Mufit Salsabila turut berpartisipasi lewat program multidisiplin 1. 

Tajuk kegiatan yang digelar di RW 07 Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang, pada Sabtu (24/1/2026), ini ialah "Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi". 

Program tersebut menyasar ibu rumah tangga dengan tema “Pola Bina Lingkungan Sehat” dalam rangka mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3. 

Program ini hadir sebagai solusi konkret atas permasalahan pembuangan limbah rumah tangga yang selama ini menjadi tantangan di wilayah urban.

Baca juga: Investasi Ekologi, Kolaborasi Tim KKN Undip dengan Warga Jaga Kelestarian Air Tanah Lewat Lubang Biopori

Pelaksanaan program ini dimulai dengan edukasi singkat oleh mahasiswa. Mereka menjelaskan bahaya penggunaan minyak jelantah terus-menerus serta ancaman limbahnya terhadap lingkungan jika dibuang langsung. 

Selanjutnya dilakukan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. 

Mahasiswa menjelaskan tata cara pengolahan mulai dari tahap penetralisasi yang dapat dilakukan dengan sederhana menggunakan arang hingga tahap pencetakan lilin aromaterapi.

Rumus keberhasilan pada pembuatan lilin aromaterapi ini terletak pada komposisi suhu dan pencampuran. 

Baca juga: Menggiurkan! Lulusan Kartografi Bisa Kantongi Gaji Hingga Rp20 Juta per Bulan

Mahasiswa mendemonstrasikan bahwa dengan suhu tepat, sekitar 60oC hingga 70oC, minyak dapat menyatu sempurna dengan bahan pengeras. 

Penggunaan sumbu katun juga ditekankan agar pembakaran lilin tetap bersih dan tidak menghasilkan asap hitam yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

Warga merespons positif pelaksanaan program ini sangat. Mereka tampak antusias dalam menyimak penjelasan dan aktif bertanya saat sesi demonstrasi dilakukan. 

Selain itu, peserta mencoba dan membawa pulang lilin aromaterapi hasil demonstrasi. 

Baca juga: Siapkan Diri dari Sekarang! Ini Panduan Lengkap dan Strategi Lolos SNBP 2026

Berdasarkan testimoni mereka, peserta mengaku dapat dengan mudah membuat lilin di rumah setelah melihat proses pembuatannya.

Melalui program KKN-T ini, mahasiswa berharap pemanfaatan limbah minyak jelantah dapat terus dikembangkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, khususnya di Kelurahan Ngemplak Simongan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU