INDOZONE.ID - Sidang skripsi bukanlah akhir, melainkan awal dari serangkaian langkah penting menuju kelulusan. Setelah sidang, mahasiswa harus segera melakukan revisi skripsi berdasarkan masukan dosen pembimbing dan penguji, agar naskah siap diajukan ke akademik.
Selain revisi, penyelesaian administrasi kampus seperti pengembalian buku perpustakaan, penyerahan alat laboratorium, dan pengumpulan dokumen resmi juga wajib dilakukan.
Dengan menuntaskan semua tahapan secara tepat waktu, kamu dapat memastikan proses kelulusan dan yudisium berlangsung lancar tanpa ada kendala.
Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu lakukan biar kelulusan dan yudisium berjalan lancar.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini 4 Manfaat Personal Grooming untuk Mahasiswa
1. Revisi ke Dosen Pembimbing dan Penguji
Naskah skripsi yang kamu bawakan saat sidang kemungkinan besar belum sempurna. Ada saja bagian yang perlu diperbaiki, mulai dari penulisan teori, analisis data, hingga tata bahasa atau format.
Setelah sidang, tugas selanjutnya adalah melakukan revisi berdasarkan masukan dari dosen pembimbing maupun dosen penguji. Kamu harus kembali bertemu mereka, mendiskusikan revisi, dan memastikan setiap perubahan sesuai dengan arahan.
Proses ini terkadang memakan waktu karena perlu diperiksa secara teliti.
Jadi, meskipun sidang sudah selesai, jangan terburu-buru merasa puas. Pekerjaan besar masih menunggu dan kamu harus memutar otak untuk menyempurnakan skripsi agar layak diajukan untuk kelulusan sesuai standar kampus yang berlaku.
2. Menyelesaikan Administrasi
Setelah menyelesaikan revisi skripsi, langkah berikutnya adalah menyelesaikan semua urusan administrasi untuk keperluan kelulusan.
Hal ini seringkali rumit dan memerlukan ketelitian karena melibatkan berbagai pihak, seperti laboratorium, perpustakaan, dan bagian akademik kampus.
Misalnya, buku-buku yang dipinjam dari perpustakaan harus dikembalikan, atau alat laboratorium yang dipinjam harus diserahkan agar tidak menimbulkan tunggakan administrasi.
Mengabaikan hal-hal kecil ini bisa berakibat tertundanya kelulusan, bahkan mempengaruhi jadwal wisuda kamu.
Oleh karena itu, segera selesaikan semua dokumen dan persyaratan administrasi agar proses kelulusan berjalan lancar tanpa hambatan.
Baca juga: Tim KKN ITS Edukasi Warga Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan
3. Memberikan Kenang-Kenangan untuk Dosen Pembimbing
Dosen pembimbing biasanya menjadi sosok paling berjasa dalam perjalanan menyelesaikan skripsi. Mereka tidak hanya memberikan arahan akademik, tetapi juga motivasi dan dukungan saat kamu menghadapi kesulitan.
Oleh karena itu, ketika skripsi telah rampung dan semua revisi disetujui, ada baiknya memberikan kenang-kenangan atau ucapan terima kasih sebagai bentuk apresiasi.
Bentuknya bisa sederhana, misalnya kartu ucapan, bingkisan kecil, atau bahkan tulisan personal yang menyampaikan rasa terima kasih.
Selain mempererat hubungan baik, tindakan ini juga menunjukkan bahwa kamu adalah mahasiswa yang menghargai jasa orang lain, bukan hanya fokus pada kelulusan semata.
4. Jangan Pernah Menunda Apapun
Setelah sidang dan revisi, mahasiswa sering merasa lega dan ingin menunda beberapa urusan. Padahal, menunda hal-hal penting justru bisa memperpanjang proses kelulusan.
Hal-hal yang sebaiknya tidak ditunda antara lain revisi skripsi, pengumpulan dokumen administrasi, dan pemberian ucapan terima kasih kepada dosen pembimbing.
Semakin lama kamu menunda, semakin banyak hal yang menumpuk dan berpotensi menimbulkan stres atau bahkan hambatan.
Oleh karena itu, biasakan untuk menyelesaikan semua kewajiban dengan segera agar kelulusan dapat tercapai tepat waktu dan proses akhir studi berjalan lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unair.ac.id