INDOZONE.ID – Jika masuk ke perguruan tinggi, perlu diingat bahwa mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Salah satunya dengan menentukan tujuan dan rencana selama masa kuliah.
Namun, semua itu tentunya membutuhkan proses dan perencanaan yang jelas. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk membuat mapping penting sebagai panduan agar tetap fokus dan terarah.
Baca juga: Cara Kreatif Mahasiswa KKN UMS Ajarkan Aksara Jawa ke Siswa SD Lewat Aplikasi Game
Pengertian Life Mapping
Life mapping adalah gambaran rencana hidup berisi tujuan dan arah yang ingin dicapai di masa depan.
Dalam dunia perkuliahan, life mapping sangat membantu mahasiswa untuk menentukan target yang ingin diraih pada setiap semester selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Sebagai mahasiswa, kemampuan belajar mandiri sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, life mapping dapat menjadi alat yang cocok untuk memotivasi diri agar tetap semangat dalam mencapai impian.
Dengan adanya rencana yang jelas, mahasiswa akan lebih fokus dan tidak mudah menyerah, meskipun tujuan tersebut terasa sulit untuk diraih.
Isi Life Mapping
Life mapping dapat dibuat dalam berbagai bentuk, sesuai dengan kenyamanan masing-masing individu.
Umumnya, life mapping berisi gambaran rencana selama masa kuliah, daftar target yang ingin dicapai, serta rencana jangka pendek maupun jangka panjang.
Selain itu, life mapping bisa berisi tulisan naratif, daftar cita-cita, maupun gambaran masa depan yang diinginkan oleh mahasiswa.
Intinya, life mapping berfungsi sebagai panduan pribadi untuk membantu seseorang tetap berada di jalur yang sesuai dengan tujuan hidupnya.
Baca juga: Mahasiswa UNAIR Luncurkan Program LENTERA, Bekali Ibu untuk Dukung Masa Depan Pendidikan Anak
Cara Membuat Life Mapping
Bagi mahasiswa yang ingin membuat life mapping sebagai panduan selama kuliah, berikut beberapa langkah yang harus dilakukan:
1. Tentukan Media yang akan Digunakan
Pilih media yang paling nyaman untuk menuliskan rencana, seperti kertas, buku tulis, sticky notes, binder, atau bahkan perangkat digital.
Tidak ada aturan khusus, yang terpenting adalah rencana tersebut dapat dilihat dan dibaca kembali dengan mudah.
2. Tulis dengan Bebas Tanpa Aturan Kaku
Tidak perlu khawatir tentang format, gaya bahasa, atau bentuk tulisan. Tuliskan saja semua rencana dan tujuan sesuai dengan keinginan dan pemikiran pribadi.
3. Buat Daftar Rencana Selama Masa Kuliah
Tuliskan berbagai rencana yang ingin dilakukan, mulai dari target jangka pendek hingga jangka panjang.
Rencana tersebut bisa berupa hal sederhana maupun detail, seperti target IPK, mengikuti organisasi, magang, atau mempersiapkan karier.
Baca juga: Administrasi Publik Kerja Apa? Ini 7 Peluang Karier untuk Lulusannya
4. Lakukan Tindakan Nyata untuk Mencapai Target
Life mapping tidak hanya sekadar ditulis, tetapi juga harus diikuti dengan usaha nyata. Setiap rencana perlu diiringi dengan langkah konkret agar tujuan tersebut dapat tercapai.
5. Tandai Target yang Sudah Tercapai
Jika suatu target berhasil diraih, tandai atau coret dari daftar yang sudah dibuat. Hal ini dapat memberikan rasa pencapaian dan motivasi untuk melanjutkan target berikutnya.
6. Evaluasi dan Terus Mencoba Jika Belum Berhasil
Jika ada target yang belum tercapai, jangan menyerah. Cobalah kembali dan lakukan evaluasi terhadap hambatan yang dihadapi.
Dengan evaluasi, kamu dapat memperbaiki strategi agar target tersebut dapat tercapai di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umn.ac.id