INDOZONE.ID - Selama hampir tiga dekade, petualangan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami dalam anime One Piece mungkin hanya dianggap sebagai hiburan bagi para penggemarnya. Namun siapa sangka, kisah anime ini ternyata punya pengaruh besar terhadap cara pandang Milenial dan Gen Z.
Sebuah laporan dari Departemen Studi Media & Budaya Universitas Harvard pada 2025 menyebut One Piece sebagai salah satu anime paling berpengaruh bagi generasi saat ini. Penelitian tersebut menyoroti bagaimana karya anime ini mampu membentuk pola pikir jutaan orang dari berbagai negara.
Dalam survei yang melibatkan responden dari kalangan Gen Z dan milenial, sekitar 87% mengaku nilai-nilai dalam One Piece ikut mempengaruhi prinsip hidup mereka. Mulai dari arti persahabatan, keberanian menghadapi kegagalan, hingga semangat memperjuangkan kebebasan.
Baca juga: Kalahkan Ratusan Tim, Mahasiswa Vokasi UI Ciptakan SmartMeet AI Inovasi Pengatur Rapat yang Canggih
Nilai Moral dari Anime Dinilai Lebih Membekas
Temuan lain yang cukup menarik dalam riset ini adalah peran cerita fiksi dalam menyampaikan nilai moral.
Sebanyak 42% mahasiswa yang disurvei mengaku belajar tentang loyalitas, kepemimpinan, dan integritas dari karakter Luffy dan kru Topi Jerami, bukan dari materi pelajaran formal di kelas.
Bagi banyak responden, pesan yang disampaikan melalui cerita One Piece terasa lebih dekat dan relevan dengan pengalaman emosional mereka.
Bahkan 87% responden menilai momen-momen Luffy saat melawan ketidakadilan jauh lebih memotivasi dibandingkan nasihat yang mereka terima di lingkungan sekolah dari para guru.
Filosofi “Will of D.” Ikut Disorot
Peneliti juga menyoroti filosofi “Will of D.” yang menjadi salah satu konsep penting dalam cerita One Piece. Filosofi ini menggambarkan semangat untuk terus bangkit dan menantang ketidakadilan, meski harus berhadapan dengan kekuasaan yang korup.
Dalam survei tersebut, pengaruh filosofi ini bahkan melampaui sejumlah jargon populer lain, seperti kalimat legendaris Marvel, “With Great Power Comes Great Responsibility.”
Bukan Sekadar Manga Hiburan
Dengan total penjualan manga yang sudah menembus lebih dari 500 juta kopi di seluruh dunia, One Piece kini dinilai bukan lagi sekadar karya hiburan.
Para peneliti menyebut kisah petualangan Luffy telah berkembang menjadi fenomena budaya global yang mampu menyatukan penggemar dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Bagi banyak orang, One Piece menjadi simbol perjuangan, persahabatan, dan pencarian makna hidup di tengah dunia yang terus berubah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @fact