INDOZONE.ID – Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tim bernama Cihuy sukses menyabet gelar Juara II dalam ajang Lomba Debat Biotik IX yang berlangsung pada 9 Maret 2026 lalu.
Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Baca juga: ISI Solo Go International, Mahasiswa DKV Lolos Pameran Poster di Turki Usai Angkat Isu Lingkungan
Tim Cihuy beranggotakan tiga mahasiswa dari Program Studi Teater, yakni David Widi Nugroho, Fiora Alicia, dan Rolla Liza Rahmadano.
Keberhasilan mereka menjadi bukti, bahwa mahasiswa seni tidak hanya piawai dalam mengolah kreativitas, tetapi juga memiliki ketajaman intelektual dalam menanggapi isu-isu strategis global seperti lingkungan hidup.
Ajang debat kali ini mengusung tema “Biodiversity: Nature's Legacy, Our Responsibility”. Tema tersebut mengajak para peserta untuk mendalami isu keanekaragaman hayati dan tanggung jawab manusia dalam menjaga bumi.
Dengan menggunakan format Asian Parliamentary Debate, para peserta dituntut untuk memiliki kemampuan analisis mendalam, argumen ilmiah solid, serta teknik komunikasi meyakinkan.
Baca juga: FIKES UB Hadirkan Layanan Analisis Komposisi Tubuh dengan Teknologi InBody 970 yang Lebih Akurat
Pada babak final yang sangat kompetitif, delegasi ISI Yogyakarta berhadapan dengan mosi mengenai pembukaan lahan di Kalimantan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bertindak sebagai tim pro, Tim Cihuy memaparkan argumen yang luas dan kritis. Mereka menyoroti bagaimana keterkaitan antara pembangunan infrastruktur nasional dengan pengelolaan lingkungan serta dampak sosial dan ekologi yang muncul darinya.
Selain berkompetisi, para peserta juga mendapatkan pengalaman edukatif melalui Reptile Exhibition. Mereka berkesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai satwa, seperti ular dan bearded dragon.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya pelestarian alam dan perlindungan satwa.
Baca juga: ISI Solo Go International, Mahasiswa DKV Lolos Pameran Poster di Turki Usai Angkat Isu Lingkungan
Rangkaian acara ditutup dengan sebuah upacara penutupan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga yang menampilkan perpaduan antara sains dan seni melalui berbagai pertunjukan tarian dan lagu.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Isi.ac.id