Senin, 20 APRIL 2026 • 11:20 WIB

Inovasi untuk Lingkungan, IPB University dan Hainan University Resmikan Kolaborasi

Author

IPB University menjalin kerjasama dengan Hainan University. (Press RIlis)

INDOZONE.ID - IPB University resmi menjalin kolaborasi dengan Hainan University melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan riset, inovasi, dan pengembangan pendidikan tinggi.

Kerja sama ini diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan di isu strategis di kawasan tropis, mulai dari ketahanan pangan, dampak perubahan iklim, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Melalui kolaborasi ini, kedua pihak diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang relevan sekaligus mendorong kemajuan akademik dan riset di tingkat global.

Wakil Rektor IPB University Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim, Prof Ernan Rustiadi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan dampak riset.

Menurutnya, kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci untuk menghasilkan riset yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat. “IPB University berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mendorong inovasi, penguatan kapasitas, dan pengembangan SDM,” ujarnya.

Baca juga: 5 Manfaat Mengikuti UKM di Kampus, Bekal Penting Mahasiswa Sebelum Lulus

Ia menjelaskan, IPB University memiliki keunggulan pada bidang pertanian, ilmu kelautan, dan lingkungan, yang relevan dengan tantangan global saat ini.

Berbagai capaian internasional juga telah diraih, di antaranya masuk peringkat 48 dunia untuk bidang Agriculture & Forestry berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) by Subject 2026. 

Vice President Hainan University, Prof Qiu Xiguang, menegaskan bahwa kerja sama ini diarahkan pada pengembangan platform kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.

Kami berharap dapat mendorong berbagi sumber daya, saling melengkapi keunggulan, serta mencapai perkembangan bersama antara kedua universitas,” katanya.

Ia menambahkan, Hainan University merupakan bagian dari inisiatif nasional Double First-Class, program pemerintah China untuk mengembangkan universitas dan disiplin ilmu unggulan berkelas dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, institusinya terus mengalami peningkatan kualitas, termasuk melalui penguatan riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.

Kesamaan karakter wilayah tropis antara Indonesia dan Hainan menjadi peluang besar bagi kedua institusi untuk mengembangkan riset bersama. Fokus kolaborasi mencakup komoditas strategis seperti pisang, nanas, singkong, dan kedelai, serta kajian perubahan iklim, termasuk potensi dampak fenomena “Godzilla El Nino” terhadap sektor pertanian dan pangan.

Baca juga: 6 Contoh Pertanyaan Interview Magang dan Cara Menjawabnya, Dijamin Bikin Percaya Diri!

Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar, menekankan pentingnya integrasi berbagai disiplin ilmu dalam kerja sama ini. “Kita perlu memprediksi dan mengantisipasi teknologi serta pendekatan yang dapat digunakan untuk memitigasi risiko El Nino tersebut,” ujarnya.

Selain riset, kerja sama juga mencakup pengembangan program pendidikan bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen seperti joint double degree, serta kolaborasi dengan industri. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik kedua institusi sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Rilis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU