Jumat, 29 MEI 2026 • 15:00 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Strategi Memilih Sekolah di PPDB Online Agar Peluang Lolos Semakin Besar

Author

Ilustrasi orang tua menentukan sekolah anak melalui jalur PPDB online (Freepik)

INDOZONE.ID - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online kini menjadi sistem utama dalam proses masuk sekolah negeri di berbagai daerah di Indonesia.

Sistem tersebut memang mempermudah proses pendaftaran karena dapat dilakukan secara daring dan lebih transparan.

Namun di sisi lain, banyak orang tua dan siswa justru merasa bingung ketika harus menentukan pilihan sekolah yang tepat.

Kesalahan dalam memilih sekolah bisa membuat peluang diterima menjadi kecil, bahkan menyebabkan siswa gagal lolos meski memiliki nilai yang cukup baik.

Memilih sekolah di PPDB online tidak bisa dilakukan secara asal. Dibutuhkan strategi yang matang agar peluang diterima semakin besar dan risiko kegagalan dapat diminimalkan.  

Baca juga:  Jelang PPL, Ratusan Mahasiswa PPG Unesa Dibekali Keterampilan Pramuka Sebelum Terjun ke Sekolah

Strategi Memilih Sekolah Berdasarkan Jalur PPDB

1. Strategi Memilih Sekolah pada Jalur Zonasi

Pada jalur zonasi, faktor yang menentukan kelulusan biasanya adalah jarak rumah ke sekolah. Semakin dekat lokasi rumah siswa dengan sekolah tujuan, maka peluang diterima akan semakin besar.

Karena itulah, orang tua perlu memahami bahwa memilih sekolah hanya berdasarkan popularitas tidak selalu menjadi keputusan terbaik.

Banyak kasus di mana siswa gagal masuk sekolah favorit karena kalah jarak dengan peserta lain yang rumahnya lebih dekat.

Strategi yang paling aman adalah memprioritaskan sekolah dengan radius terdekat dari rumah.

Sekolah yang lokasinya dekat umumnya memberikan peluang lolos yang lebih realistis dibandingkan sekolah unggulan yang berada di luar zona utama.

Selain itu, penting memastikan titik koordinat rumah dan alamat pada Kartu Keluarga sudah sesuai dengan ketentuan. Kesalahan data alamat dapat memengaruhi hasil seleksi zonasi.

2. Strategi Memilih Sekolah pada Jalur Prestasi

Berbeda dengan zonasi, jalur prestasi lebih menitikberatkan pada kemampuan akademik maupun nonakademik siswa.

Penilaian biasanya berasal dari nilai rapor, sertifikat lomba, atau penghargaan tertentu yang diakui oleh sistem PPDB.

Pada jalur ini, orang tua dan siswa perlu bersikap realistis dalam mengukur kemampuan diri. Jangan hanya terpaku pada sekolah favorit dengan persaingan ketat tanpa mempertimbangkan peluang yang ada.

Sebelum menentukan pilihan, siswa sebaiknya membandingkan nilai yang dimiliki dengan data passing grade atau nilai rata-rata penerimaan tahun sebelumnya.

Meskipun passing grade tidak selalu menjadi patokan resmi, data tersebut tetap bisa digunakan untuk membaca tingkat persaingan sebuah sekolah.

Selain itu, penting memastikan bahwa prestasi yang dimiliki sesuai dengan kategori yang diterima sekolah. Tidak semua piagam atau lomba memiliki bobot penilaian yang sama. 

Baca juga: Angkat Isu TBC di Lingkungan Kerja, Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi di UGM Public Health Hackathon 2026

Pentingnya Memantau Passing Grade dan Ranking Secara Berkala

Salah satu kesalahan terbesar dalam PPDB online adalah tidak memantau perkembangan ranking setelah melakukan pendaftaran.

Padahal, sistem PPDB online bersifat dinamis. Posisi siswa dapat berubah sewaktu-waktu karena adanya pendaftar baru dengan nilai lebih tinggi atau jarak rumah yang lebih dekat.

Orang tua dan siswa perlu rutin memeriksa perkembangan ranking setiap hari selama masa pendaftaran berlangsung.

Pemantauan ini penting dilakukan untuk mengetahui apakah posisi siswa masih aman atau justru mulai terancam tergeser.

Selain ranking, passing grade atau nilai batas sementara juga perlu diperhatikan. Data tersebut bisa menjadi indikator tingkat persaingan di suatu sekolah. 

Baca juga: Siswa SMA Belajar Kelola Sampah di TPST UNDIP, Mulai dari Teori hingga Praktik Langsung

Jika posisi ranking terus menurun dan peluang diterima semakin kecil, maka siswa sebaiknya segera mempertimbangkan pindah pilihan ke sekolah lain yang peluangnya lebih besar sebelum masa pendaftaran ditutup.

Langkah cepat dan tepat sering kali menjadi penentu keberhasilan dalam PPDB online.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU