Jumat, 17 JULI 2026 • 09:22 WIB

Memperluas Wawasan Global: Mahasiswa Universitas Airlangga Jalani Student Mobility Programme di UiTM Malaysia

Author

UNAIR - UiTM MELAKA - Dokumentasi Pribadi

INDOZONE.ID - Universitas Airlangga terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui berbagai kerja sama akademik di tingkat global. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui International Lecturer and Student Exchange Programme (Student Mobility Programme 2026) yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka, Kampus Alor Gajah, Malaysia, pada 14–20 Juni 2026.

Program tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa dan tiga dosen dari Departemen Bisnis, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, bersama delegasi dari President University. Selama tujuh hari, para peserta mengikuti beragam kegiatan akademik, profesional, budaya, dan sosial yang dirancang untuk memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi lintas budaya, serta mempererat hubungan dengan sivitas akademika UiTM.

Memperkuat Kolaborasi Akademik Antarnegara

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang dilanjutkan dengan jamuan sarapan selamat datang dari UiTM. Dalam kesempatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan salah satu kuliner khas Malaysia, Nasi Lemak, yang menjadi pengalaman awal dalam mengenal budaya negara tuan rumah.

Acara pembukaan mempertemukan pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa dari Universitas Airlangga, President University, serta UiTM. Masing-masing institusi mempresentasikan profil akademik, program internasional, dan berbagai bentuk kolaborasi yang telah maupun sedang dijalankan. Sesi ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk membangun jejaring sekaligus menjajaki peluang kerja sama akademik dan penelitian di masa mendatang.

Baca juga: Gandeng ILO, UNAIR Dorong Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia

Merasakan Pengalaman Belajar Bertaraf Internasional

Kegiatan akademik menjadi inti dari program melalui Academic Exchange Session dan Academic Sharing & Interactive Discussion. Para peserta mengikuti perkuliahan sesuai bidang keilmuan masing-masing, meliputi Economics & Finance, Marketing & Management, Accounting, serta Language & Communication.

Selama mengikuti kelas, mahasiswa merasakan suasana pembelajaran yang interaktif melalui diskusi, analisis studi kasus global, dan partisipasi aktif di dalam kelas. Metode pembelajaran tersebut mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta komunikasi yang efektif sehingga memberikan pengalaman baru mengenai sistem pembelajaran di lingkungan internasional.

Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah sesi pembelajaran bahasa Inggris yang dipandu oleh Dr. Irene dan Dr. Kuldip. Melalui permainan flash card serta latihan berbicara secara spontan, peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga membangun rasa percaya diri dalam menyampaikan gagasan di lingkungan akademik internasional.

BACA JUGA: Konsistensi dan Kompetensi sebagai Fondasi Kesuksesan Karir: Kisah Sukses Asiano Mapilindo, Alumni Teknik Gigi UNAIR

Belajar Tata Kelola dan Inovasi Kewirausahaan

Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Para peserta juga diajak mengunjungi sejumlah fasilitas strategis di lingkungan UiTM untuk memahami tata kelola perguruan tinggi dan pengembangan inovasi.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah UiTM Archive. Di sana, peserta mempelajari sistem pengelolaan arsip yang mengintegrasikan dokumen fisik dan digital sehingga mendukung pengelolaan informasi yang efektif, aman, dan terstruktur. Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya sistem dokumentasi dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang modern.

Delegasi juga mengunjungi Youth Business Incubator (YouBi), sebuah pusat pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Melalui kunjungan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai program pendampingan, inkubasi bisnis, dan pembinaan kewirausahaan yang membantu mahasiswa mengembangkan ide inovatif menjadi usaha yang berkelanjutan. Pengalaman tersebut memberikan inspirasi mengenai peran perguruan tinggi dalam menciptakan inovator dan wirausahawan muda.

Mengenal Warisan Budaya dan Sejarah Melaka

Selain memperkaya pengalaman akademik, Student Mobility Programme juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal kekayaan budaya dan sejarah Malaysia.

Berbagai destinasi ikonik dikunjungi selama program berlangsung, di antaranya Alina Batik, Hanuris Foodhub, Masjid Selat Melaka, A Famosa, dan kawasan wisata Jonker Street. Melalui kunjungan tersebut, peserta mempelajari keberagaman budaya Malaysia, kerajinan tradisional, industri kuliner lokal, serta sejarah Melaka sebagai salah satu pusat perdagangan penting di Asia Tenggara.

Pengalaman tersebut semakin memperluas pemahaman peserta mengenai pentingnya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Konsistensi dan Kompetensi sebagai Fondasi Kesuksesan Karir: Kisah Sukses Asiano Mapilindo, Alumni Teknik Gigi UNAIR

Beradaptasi dengan Budaya Akademik Baru

Meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki banyak kesamaan budaya, para peserta tetap menemukan berbagai pengalaman baru selama berada di UiTM. Budaya akademik di kampus tersebut menekankan kedisiplinan, ketepatan waktu, serta profesionalisme dalam berpenampilan.

Di sisi lain, interaksi antara dosen dan mahasiswa berlangsung secara terbuka, hangat, dan interaktif sehingga menciptakan suasana belajar yang nyaman. Kekhawatiran peserta untuk beradaptasi dengan lingkungan baru pun perlahan menghilang berkat keramahan mahasiswa UiTM. Komunikasi yang terjalin melalui perpaduan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu membuat proses interaksi berjalan dengan mudah sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa dari kedua negara.

Membangun Jejaring Global Melalui Pertukaran Mahasiswa

Di luar kegiatan akademik, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas pendukung seperti tur kampus, kegiatan pertukaran mahasiswa, diskusi kelompok, hingga olahraga bersama.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia saling berbagi pengalaman mengenai sistem pendidikan, kehidupan kampus, bahasa, kuliner, tradisi, hingga budaya populer di masing-masing negara. Lebih dari itu, interaksi yang terjalin berhasil membangun persahabatan serta memperluas jejaring internasional yang diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi akademik maupun profesional di masa depan.

Menampilkan Kekayaan Budaya Indonesia di Kancah Internasional

Program ditutup melalui Exchange Culture Performance yang menjadi puncak rangkaian kegiatan sekaligus simbol eratnya persahabatan antara Indonesia dan Malaysia.

Dalam pertunjukan tersebut, delegasi Universitas Airlangga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui berbagai penampilan. Acara diawali dengan lagu nasional Ibu Pertiwi, dilanjutkan demonstrasi seni bela diri tradisional Pencak Silat, kemudian ditutup dengan pertunjukan tari kolaborasi yang memadukan Tari Kecak, Cik Cik Periuk, Sinanggar Tulo, dan Ayo Mama.

Setiap penampilan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Penampilan tersebut mendapat apresiasi yang tinggi dari sivitas akademika UiTM maupun seluruh peserta program.

Mempersiapkan Generasi Berdaya Saing Global

Student Mobility Programme 2026 membuktikan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas maupun terbatas oleh batas negara. Selama tujuh hari pelaksanaan program, para peserta memperoleh pengalaman akademik, budaya, sosial, dan profesional yang berkontribusi terhadap pengembangan diri serta memperluas perspektif global.

Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik dan kemampuan komunikasi lintas budaya, tetapi juga menumbuhkan kemampuan beradaptasi, rasa saling menghargai, serta kesadaran global. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa Universitas Airlangga untuk menjadi lulusan yang kompetitif, memiliki wawasan internasional, dan siap berkontribusi sebagai duta Indonesia di tingkat global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Unair

Author

Yayan Supriyanto

Head of Community

Umar Fanani

Humas UNAIR
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU