Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 25 JULI 2025 • 13:12 WIB

ITS Gelar ISITIA 2025, Tekankan Inklusivitas dan Kesetaraan dalam Pengembangan Teknologi

ITS Gelar ISITIA 2025, Tekankan Inklusivitas dan Kesetaraan dalam Pengembangan TeknologiPara peserta foto bersama di acara ISITIA (its.ac.id)

INDOZONE.ID - Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar konferensi internasional tahunan, yaitu “International Seminar on Intelligent Technology and Its Application  (ISITIA) 2025. 

Konferensi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, dan berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu, 23 Juli 2025. 

Dekan Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Prof. Diana Purwitasari, menilai kalau ini adalah langkah nyata ITS buat mendukung inklusivitas lewat inovasi teknologi. Ia mengungkapkan, tantangan dalam inovasi teknologi karena adanya dominasi kelompok tertentu. 

Baca juga: 12 Istilah dalam Dunia Kedokteran, Maba FK Wajib Banget Tahu!

“Untuk itu, perlu dorongan untuk mewujudkan kesempatan yang setara,” papar Diana. 

Tahun ini, ISITIA 2025 mengangkat tema "Fostering Equal Opportunities for Breakthrough Technology Innovations". Diana negesin kalau kesetaran gak datang sendiri, tapi harus dirancang. 

Acara ini juga diharapkan bisa menjadi jembatan buat memperluas relasi, apalagi melibatkan 10 negara dan 149 artikel ilmiah. Selain itu, kegiatan ini bisa jadi wadah untuk pengembangan teknologi.

Baca juga: Dorong BUMDes yang Profesional, Mahasiswa KKN Undip Perkenalkan Penyusunan SOP Organisasi

“ISITIA memperluas kesempatan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penciptaan teknologi,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Guru Besar City University of Hong Kong  Prof. Rosa, menyoroti tentang pentingnya data dalam pengembangan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Ia bilang kalau model data AI saat ini berasal dari basis barat, jadi bisa bias saat diterapkan di Asia.

“Keberagaman data adalah dasar untuk membangun sistem yang adil dan tidak bias,” tegasnya.

Baca juga: Dukung Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa Undip Gelar Pelatihan Membuat Mikroba Lokal dan Strategi Direct Selling

Bukan cuma itu, Rosa pun menggagas adanya integrasi AI dan Internet of Things (AIoT). Cara ini bertujuan untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih inklusif. Selain itu, pendekatan ini bisa menjangkau kelompok rentan, dan dari macam-macam latar belakang. 

“Hal ini membuka jalan bagi teknologi yang benar-benar melayani semua kalangan,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Its.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

ITS Gelar ISITIA 2025, Tekankan Inklusivitas dan Kesetaraan dalam Pengembangan Teknologi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!