Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 07 AGUSTUS 2025 • 18:05 WIB

Mahasiswa Undip Hidupkan Kesenian "Kuda Lumping Berdaya" di Kelurahan Pudakpayung

Mahasiswa Undip Hidupkan Kesenian Kuda Lumping Berdaya di Kelurahan PudakpayungMahasiswa Undip menghidupkan kesenian "Kuda Lumping Berdaya" di Kelurahan PudakPayung 

INDOZONE.ID - Kelompok 1 KKN-T 98 Undip menyelenggarakan acara bertajuk Festival Rakyat "Kuda Lumping Berdaya" sebagai bagian dari program kerja mereka dalam rangka menghidupkan kembali nilai-nilai kesenian dan budaya lokal. 

Kegiatan ini berlangsung meriah di Lapangan Bumi Rejo, Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/8/2025). Masyarakat setempat menyambutnya dengan antusias.

Festival ini di gelar sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T dalam pelestarian seni tradisional, khususnya kesenian kuda lumping yang menjadi salah satu warisan budaya jawa yang kaya akan nilai sejarah, spiritualitas, dan kekuatan kolektif masyarakat.

Baca juga: 3 Teknik Parafrase yang Dijamin Anti Plagiat, Para Mahasiswa Wajib Paham

Dalam acara tersebut, turut di tampilkan pameran UMKM sebagai ketahanan pangan. Ketua Kelompok 1 KKN-T 98, Farhan Naufal Rosyada, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan kembali seni tradisional kepada generasi muda

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ajang pemberdayaan masyarakat lokal melalui partisipatif aktif dalam pergelaran budaya. 

"Kami ingin mengangkat kembali semangat masyarakat dalam melestarikan kesenian daerah. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sendiri dan mempererat kebersamaan antar warga" ujar Farhan.

Camat Pudakpayung, Eka Kriswati, dalam sambutannya menyatan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa KKN.

Baca juga: Situs Wajib yang Mahasiswa Akhir Harus Tahu, Bisa Bantu Menyusul Proposal Penelitian

"Kami harap kegiatan semacam ini bisa berlanjut terus dimasa mendatang" ujarnya.
 
Selain pertunjukan seni, acara ini juga membuka ruang ekonomi kreatif bagi masyarakat setempat melalui bazar UMKM yang menampilkan produk makanan tradisional. 

Langkah ini menjadi bagian dari visi "berdaya" dalam tema festival, yaitu membangun kemandirian ekonomi berbasis budaya lokal. 

Festival Rakyat "Kuda Lumping Berdaya" menjadi salah satu bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Undip Hidupkan Kesenian "Kuda Lumping Berdaya" di Kelurahan Pudakpayung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!