Gedung Rektorat Universitas Indonesia (pendidikan.ui.ac.id)
INDOZONE.ID - Apakah kamu tahu kalau perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia memiliki status hukum yang berbeda. Perbedaan ini bisa mempengaruhi pengelolaan dan otonomi setiap institusi.
Di Indonesia, ada yang namanya Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).
Aturan mengenai status hukum PTN BH diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Sedangkan PTN BLU diatur dalam Undang-Undang Nomor 74 Tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005.
Baca juga: Banyak Masjid di Kabupaten Malang Tak Terdaftar di Google Maps, Mahasiswa UMM Turun Tangan
PTN BH merupakan perguruan tinggi yang memiliki otoritas penuh atas pengelolaan keuangan, akademik, dan keorganisasiaannya. PTN BH bisa mengambil keputusan secara mandiri tanpa persetujuan pemerintah.
Beberapa keputusannya seperti membuka program studi baru, merancang sebuah kurikulum, hingga melakukan kerja sama internasional. Jalannya operasi PTN BH ini layaknya perusahaan BUMN.
Baca juga: Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Pada Ajang GAIP Insurance Innovation Competition di Singapura
Adapun PTN BLU adalah sebuah perguruan tinggi yang masih di bawah pengelolaan negara, tapi masih memiliki otoritas terbatas. PTN BLU juga masih bergantung ke pemerintah di beberapa keputusan penting.
Dari segi biaya kuliah, PTN BLU masih lebih terjangkau dibandingkan PTN BH. Hal ini karena PTN BLU mendapatkan dana dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Secara umum, banyak orang menilai PTN BH lebih maju, terutama dari inovasi riset dan kerja sama internasional. Tapi di sisi lain, PTN BLU lebih mengedepankan aspek layanan umum yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat.
PTN BH : Memiliki otonomi penuh atas pengelolaan akademik, keuangan, dan keorganisasian
PTN BLU : Otonomi masih terbatas, terutama pada aspek keuangan dan layanan.
PTN BH : Bebas buat ngatur kurikulum, seperti buka prodi baru, hingga mengubah struktur organisasi tanpa harus disetujui pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jakarta.penerbitdeepublish.com, Dev-itjen.kemdiktisaintek.go.id