Ilustrasi mengubah suasana kamar lebih terasa "rumah" (freepik)
INDOZONE.ID - Tinggal di lingkungan baru saat memasuki dunia perkuliahan sering kali menghadirkan berbagai pengalaman, mulai dari lupa membawa barang penting, alergi terhadap suhu, debu, atau air, jatuh sakit, hingga yang paling umum… homesick.
Bagi kamu yang baru pertama kali jauh dari keluarga dan tinggal di luar kota, mungkin awalnya hanya merasa enggan berpisah.
Atau, sebaliknya, justru merasa senang dan bebas. Namun, terkadang rasa rindu itu datang tiba-tiba di malam hari, dan kamu hanya bisa merasakannya seorang diri.
Baca juga: Tips Khusus Anak Rantau agar Cepat Nyambung di Lingkungan Baru
Lalu, apa yang seharusnya kamu lakukan saat mengalami “serangan” homesick?
Menurut Koordinator Tim Konseling Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Dr. Iin Solihin, rasa homesick atau kerinduan akan rumah adalah hal yang wajar dialami mahasiswa baru.
“Ini adalah proses adaptasi seseorang pada lingkungan baru. Selama mahasiswa merasakan dalam batas wajar, itu normal,” jelasnya, dikutip dari laman resmi IPB.
Homesick umumnya terjadi selama 1 minggu hingga 3 bulan. Tapi, jika hal ini terus berlarut-larut, sebaiknya ditangani oleh pihak profesional karena bisa mengganggu aktivitas akademik dan sosial.
Baca juga: Salah Makan saat Rantau ke Luar Negeri? Ini Solusi Buat Mahasiswa Perut Karet
Tanda-tanda homesick dibagi menjadi dua, yaitu secara emosional dan fisik.
Dampak yang tidak baik bila berlarut-larut bisa menimbulkan masalah, seperti terganggunya hubungan sosial mahasiswa akibat kondisi emosional yang tidak stabil.
Perasaan seperti kurang percaya diri, sulit berinteraksi, dan pasif dalam berorganisasi atau aktivitas lainnya dapat berdampak lebih jauh hingga kehilangan relasi penting.
Baca juga: Makanan Tahan Lama di Luar Kulkas, Penyelamat Anak Kos di Akhir Bulan
Kehadiranmu di dunia perkuliahan bukan sekadar karena “sudah jalannya.” Ingat kembali apa saja yang sudah kamu usahakan hingga berada di titik ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id