Ilustrasi berbicara di depan publik dengan gestur tangan (freepik)
INDOZONE.ID - Kamu sudah belajar jauh hari, berusaha hafal materi, sampai mikirin strategi biar bisa hook audiens. Tapi pas giliran maju? Eh, reaksinya biasa aja. Rasanya kecewa sekaligus bingung kenapa.
Kalau ini terjadi pada kamu, bisa jadi bukan karena lemparan umpanmu yang kurang nendang atau kamu salah kostum yang jadi sorotan. Bisa jadi karena tubuh kamu yang mematung dan canggung saat presentasi.
Baca juga: Gen Z Wajib Catat! 6 Tips Public Speaking Buat Mahasiswa Biar Gak Asal Bicara
Presentasi bukan cuma soal berdiri di depan, tapi juga seni menyampaikan informasi. Semakin kamu berbicara dengan tubuh, semakin kuat pesanmu tersampaikan.
Tangan terbuka menghadap ke audiens memberi kesan ramah, terbuka, dan siap berbagi. Gestur ini bikin audiens merasa dilibatkan, bukan sekadar ditatap.
Baca juga: Anti Meleng! Bikin Presentasimu Berkesan dengan Upgrade Pakai Rumus S.O.C.I.A.L!
Menunjukkan angka dengan jari seperti satu, dua, atau tiga membantu audiens mengikuti alur poin per-poin yang kamu jelaskan. Gestur ini membuat informasi lebih mudah diingat terutama poin penting atau inti pembahasan pada poin.
Kalau pakai slide, arahkan tangan ke layar saat menjelaskan. Jangan biarkan audiens bingung mencari fokus. Gestur ini memberi kejelasan dan menegaskan inti presentasi. Dengan menunjuk, audiens akan terpaku pada hal yang ditunjuk pembicara.
Baca juga: Ini Alasan Mahasiswa Lebih Senang Pakai Canva untuk Membuat Presentasi Ketimbang Power Point
Gestur ini cocok saat kamu ingin menyimpulkan ide atau menunjukkan keterkaitan antar poin. Gerakan menyatukan tangan memberi kesan rapi dan terstruktur.
Mengayunkan tangan ke depan pelan-pelan bisa memberi dorongan emosional ke audiens, seolah kamu mengajak mereka untuk ikut serta pada pembahasanmu.
Mau presentasimu lebih engaging, menarik, dan mudah diresapi? Gunakan 5 gestur di atas biar makin ekspresif dan dinamis. Step up public speaking-mu, dan buat presentasimu berkesan sekaligus berkualitas!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dominic Colenso