Muhammad Ainin Niam. (Foto: ZCreators @Aulia Faradiva)
INDOZONE.ID - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Semarang bakal punya “warna baru”. Setelah sempat absen di konferensi cabang sebelumnya,
Universitas Diponegoro (UNDIP) akhirnya kembali mengusung kader terbaiknya. Nama yang maju adalah Muhammad Ainin Niam, mahasiswa Fakultas Hukum UNDIP yang dikenal aktif, berprestasi, dan penuh gagasan progresif.
Baca juga: Future Leader Fellowship Chapter Diponegoro 2025: Siapkan Calon Pemimpin Bangsa dari Kampus
Kembalinya UNDIP dalam bursa kepemimpinan PMII Cabang Semarang jelas bukan hal kecil.
Dengan basis lebih dari 1.000 kader PMII UNDIP dan hampir 10.000 kader di Kota Semarang, langkah ini diharapkan bisa jadi energi baru buat pergerakan mahasiswa Islam di kota ini.
Kehadiran Niam bukan cuma simbol, tapi juga jadi representasi bahwa UNDIP masih jadi salah satu motor penting dalam tubuh PMII.
Niam udah “kenal” organisasi sejak lama. Dari bangku MTs sampai MA Tajul Ulum, dia aktif memimpin LPS Kristal sebagai Pimpinan Redaksi. Dari situ, minatnya pada literasi dan kepemimpinan makin terasah.
Masuk UNDIP, kiprahnya makin terlihat jelas. Ia pernah menjabat sebagai:
“Organisasi bagi saya bukan sekadar tempat berkumpul, tapi wadah untuk melahirkan gagasan dan kerja nyata.PMII harus hadir dengan program yang menjawab kebutuhan kader dan masyarakat,” kata Niam.
Baca juga: Seruan Damai dari Undip: Rektor, Dosen, dan Mahasiswa Bersatu untuk Indonesia yang Bermartabat
Muhammad Ainin Niam. (Foto: ZCreators @Aulia Faradiva)
Selain aktif di organisasi, Niam juga punya pengalaman profesional. Ia pernah ikut program MSIB Kemendikbud di PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan bergabung di Tim Rekam Sidang KPK. Pengalaman ini bikin dia makin paham soal integritas dan tata kelola lembaga besar.
Di dunia akademik, prestasinya enggak main-main. Ia menulis jurnal internasional Q3 di International Journal of Environment and Sustainable Development (Swiss) dan jadi presenter di International Conference of Law and Governance UNAIR 2023.
Soal lomba, deretan prestasinya juga panjang:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung