Rifan Susanto peroleh Silver Buttonplay untuk kanal youtubenya. (news.ums.ac.id)
INDOZONE.ID - Sering dengar pepatah "rejeki nggak akan kemana"? Asal kamu lakukan hal yang kamu suka dan berani mencoba, kamu bisa seperti Rifan Susanto, meraih omzet hingga Rp38 juta per bulan dari awalnya iseng-iseng sampai membangun brand sendiri.
Rifan, mahasiswa program studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menceritakan usahanya bermula saat pergi bermain di Pantai Sedahan, Gunung Kidul, bersama teman-temannya dan menemukan banyak kelomang kecil.
Baca juga: Bukan Kafe Biasa! Di FEB UGM, Bisa Ngopi Sambil Belajar Jadi Pengusaha
Hewan bercangkang yang dulu jadi rebutan anak-anak dan membawa rasa nostalgia ini ternyata bisa tumbuh besar seukuran genggaman tangan dan berusia hingga 70 tahun. Rifan juga menemukan fakta lain. Menurut riset, kelomang tidak memiliki cangkang tetap atau asli. Dari sinilah ia menemukan ide bisnis membangun usaha Kelovemang.
Uniknya, Rifan membuat brand ini dengan konsep penjualan kelomang sekaligus menawarkan berbagai model cangkang. Kelovemang miliknya menawarkan bermacam model cangkang agar kelomang bisa berganti-ganti cangkang layaknya baju.
Baca juga: Zalac Food Indonesia: Inovasi Bisnis Mahasiswa Hukum UMY yang Berhasil Ekspor ke Berbagai Negara
Tak lupa ia juga membuat konten edukatif terkait habitat dan perawatan kelomang di berbagai platform. "Saya ingin orang lebih menghargai kelomang sebagai makhluk hidup yang harus dirawat dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya dibeli karena lucu, lalu dibiarkan mati.”
Hanya bermodalkan Rp100 ribu untuk tiga ekor kelomang jenis merah stroberi, usahanya laris manis. "Omzet per bulan bisa sampai Rp38 juta, bahkan pernah menyentuh Rp40 juta. Pegawai saya ada dua, satu untuk admin online, satu lagi untuk perawatan di rumah,” ujarnya.
Salah satu karya seni visual Rifan Susanto (news.ums.ac.id)
Keaktifannya tak berhenti disana, Rifan ternyata juga dikenal sebagai pembuat karya seni visual sejak duduk di bangku SMA, tepatnya saat pandemi ketika murid diharuskan belajar dari rumah.
Ia memanfaatkan TikTok untuk mengunggah karyanya. Dimulai dari wajah orang-orang ternama hingga lukisan tersulit: empat presiden awal Indonesia. “Butuh sebulan bikin itu. Views-nya 6 juta dan likes-nya tembus 1 juta."
Karyanya banyak menyita perhatian, bahkan ia sering diundang serta mengirimkan hasil lukisannya ke tokoh-tokoh nasional, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Baim Wong, Sandiaga Uno, dan Cellos.
Karya Rifan yang menarik perhatian selebgram, Cellos (kiri) (news.ums.ac.id)
Sayangnya, dengan kesibukan aktivitas kampus dan usahanya, Rifan masih berkarya namun tidak lagi secepat masa SMA. Selain itu, dengan popularitas AI yang melejit, ia merasakan langsung tantangan yang harus dihadapinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.ums.ac.id