Ilustrasi air bersih (freepik)
INDOZONE.ID - Tiga perguruan tinggi besar Indonesia—Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Diponegoro (Undip)—mengadakan program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia.
Kegiatan itu diselenggarakan akhir September lalu di RW 3 desa Jabungan, Semarang, Jawa tengah. Warga di sana sampai saat ini masih mengalami krisis air bersih.
Perguruan tinggi menghadirkan solusi teknologi filtrasi air tepat guna untuk membantu warga mendapatkan akses air yang lebih layak.
Melalui program tersebut, tim dosen dan mahasiswa dari ketiga kampus tersebut merancang dan mencoba untuk memasang teknologi filtrasi air tepat guna di kawasan RW 03 Jabungan.
Baca juga: ITB Perkuat Jaringan dengan Mitra Global, Siap Kolaborasi Riset dengan Tsinghua University
Kehadiran teknologi ini disambut antusias oleh warga yang sejak lama mengandalkan air dari sumur gali yang kerap keruh dan kering saat musim kemarau.
Permasalahan air bersih di Jabungan memang sudah berlangsung lama.
Data menunjukkan, kebutuhan air di RW 03 RT 02 Jabungan yang dihuni puluhan kepala keluarga mencapai 40.560 hingga 54.080 liter per hari.
Angka ini dihitung berdasarkan rata-rata kebutuhan air rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci, mandi, hingga kebutuhan sanitasi.
Baca juga: Keren! Mahasiswa Undip Bikin Gel dari Limbah Perikanan untuk Mengobati Fisura Kaki
Sayangnya, ketersediaan air selama ini jauh dari memadai, terutama ketika musim kemarau tiba dan sumur warga kering.
Sebagian warga bahkan terpaksa antre di masjid untuk mendapatkan air layak minum.
Tim kolaborasi melakukan survei lapangan, menganalisis kualitas air, kemudian merancang sistem filtrasi dengan media pasir aktif, karbon aktif, hingga teknologi nano yang terbukti mampu menurunkan kadar bakteri hingga 90 persen.
Instalasi filter dipasang di titik strategis dekat sumber air. Warga juga memperoleh edukasi cara pemeliharaan instalasi dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan