Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 18:25 WIB

Perjuangan yang Gak Kenal Kata Menyerah, Kisah Bunga Hidayat Gagal 7 Kali hingga Akhirnya Lolos Beasiswa S2 Bergengsi Dunia

Perjuangan yang Gak Kenal Kata Menyerah, Kisah Bunga Hidayat Gagal 7 Kali hingga Akhirnya Lolos Beasiswa S2 Bergengsi DuniaFoto Bunga Iris Hidayat (Instagram/@bungairishidayat)

INDOZONE.ID - Gagal empat kali LPDP, dua kali Chevening, dan sekali Fulbright buat sebagian orang mungkin sudah cukup untuk menyerah. Tapi gak bagi Bunga Iris Hidayat, kegagalan justru jadi bahan bakar menuju kemenangan besar untuk mendapatkan beasiswa S2

Setelah perjuangan empat tahun penuh penolakan, akhirnya ia lolos Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) 2025, salah satu beasiswa paling kompetitif di dunia dengan tingkat penerimaan hanya 4%.

Baca juga: Kisah Amirah Hanif, dari Disumpahi Jadi "Kuntilanak" hingga Sukses S2 di Jepang

7 Kali Gagal, Tapi Tak Sekali Pun Menyerah

Dalam unggahannya di Instagram, ia menulis perjalanannya yang dimulai sejak 2021, saat memutuskan untuk mencari peluang beasiswa ke luar negeri. 

Dengan niat sederhana bekerja setahun, lalu lanjut kuliah S2 perjalanan yang ia kira akan mulus ternyata penuh rintangan. Tahun demi tahun ia mencatat daftar kegagalan yang gak sedikit:

  • 2021: LPDP tahap 2 gagal.
  • 2022: LPDP tahap 1 dan 2 gagal lagi.
  • 2022–2023: dua kali Chevening, gagal juga.
  • 2023: Fulbright pun masih belum berhasil.
  • 2024: LPDP (lagi) dengan LOA pun, tetap gagal.

Tapi, di setiap kegagalan ia menulis ulang tujuannya, memperbaiki esai, mengevaluasi jurusan, dan memahami makna S2 sebenarnya. 

Dari Kegagalan ke Kejelasan Tujuan

Awalnya ia ingin melanjutkan jurusan yang sama dengan S1-nya, yaitu Hubungan Internasional, tapi karena merasa ada yang kurang pas. 

Dari pengalaman kerja dan proyek sosial selama hampir lima tahun, ia akhirnya memilih program International Development and Management di Lund University, Swedia, dan akhirnya diterima dengan beasiswa penuh SISGP 2025.

Keajaiban Setelah Ketekunan

Dengan semangat pantang menyerah, ia akhirnya menerima email yang dinanti “Congratulations, you have been awarded the Swedish Institute Scholarship.” Di caption postingan instagramnya, ia menulis, “Bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin.”

Bunga juga membagikan pesan menyentuh untuk para pencari beasiswa lainnya, kalau impi bukan untuk ditinggalkan, tapi untuk diperjuangkan dengan sabar dan yang bisa kita lakukan hanya berusaha dan jangan menyerah, selebihnya biar Allah yang tentukan.

Baca juga: Kisah Haru Mahasiswa UNMA, Bayar Wisuda Pakai Uang Receh Hasil Tabungan

Jadi, kalau kamu sedang galau karena ditolak beasiswa atau belum dapat ACC dosen, sudah siap belum buat bangkit lagi?

Karena seperti kata pejuang SISGP ini “Jangan berhenti di kegagalan pertama, karena bisa jadi pintu terbaik justru terbuka di percobaan ke delapan.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@bungairishidayat

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perjuangan yang Gak Kenal Kata Menyerah, Kisah Bunga Hidayat Gagal 7 Kali hingga Akhirnya Lolos Beasiswa S2 Bergengsi Dunia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!