Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 08 OKTOBER 2025 • 11:44 WIB

5 Tips Buat Study Plan untuk Beasiswa ke Luar Negeri, Dijamin Auto Lolos!

5 Tips Buat Study Plan untuk Beasiswa ke Luar Negeri, Dijamin Auto Lolos!Ilustrasi orang membuat study plan (freepik)

INDOZONE.ID - Study plan merupakan salah satu berkas yang biasanya diminta saat ingin daftar beasiswa, termasuk luar negeri. 

Dokumen ini bukan cuma menggambarkan tujuan akademik dan karier saja. Akan tetapi, sebagai bukti keseriusan kamu dengan perencanaan yang matang, serta relevansi program studi depan masa depan.

Baca juga: Selamat! Mahasiswa Teknik UNS, Bengawan Formula Student Raih 3 Penghargaan di Italy

Study plan harus dibuat dengan benar dan menarik, sehingga bisa meyakinkan penyelenggara. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan baik, seperti perkenalan, latar belakang akademik, pengalaman kerja, hingga tujuan karier yang spesifik.

Kalau kamu masih bingung gimana cara buat study plan yang tepat, berikut penjelasannya. Simak baik-baik supaya kamu auto lolos beasiswa ke luar negeri.

Baca juga: Limbah Batik Jetis Bisa Jadi Solusi Bersih: UNAIR Tunjukkan Inovasi Nanoteknologi di Sidoarjo

Tips Buat Study Plan Beasiswa

1. Tunjukan Passion dan Antusiasme dalam Perkenalan

Langkah pertama dalam membuat study plan yaitu perkenalan. Tapi buat perkenalan tersebut menjadi lebih menarik dan gak umum. Misalnya, kamu bisa menyampaikan passion dan antusiasme terhadap bidang yang dipilih.

Kamu juga menyampaikan apa saja faktor yang jadi inspirasi untuk mengambil keputusan tersebut. 

Sebagai contoh kamu misal dalam bidang Artificial Intelligence (AI) jenjang magister, kamu bisa jelaskan gimana awalnya bisa tertarik dengan AI, siapa sih yang menginspirasi, dan bagaimana itu minat itu berkembang dalam dirimu.

Baca juga: Kolaborasi Hebat! Tim UNEJ Bawa Pulang Dua Penghargaan Internasional Lewat Inovasi dari Limbah Tembakau untuk Terapi Kanker Tiroid

2. Fokus Pada Proses Pendidikan dan Pencapaian

Setelah kamu memperkenalkan diri dan menunjukan apa minat bakat yang dimiliki. Selanjutnya yaitu menjelaskan latar belakang proses akademik dan pencapaian yang pernah diraih.

Pada bagian ini, jangan hanya diisi dengan daftar kampus atau gelar yang diraih, tapi jelaskan secara detail pengalaman kamu selama belajar.

Ada beberapa cara untuk menyusun latar belakang akademik ini. Pertama, fokus pada raihan terbaru, seperti IPK tinggi, penghargaan yang diraih, hingga jelaskan projek yang pernah dilakukan. 

Baca juga: 5 Strategi Berbasis Kekuatan Akademik ala Harvard untuk Mahasiswa Cerdas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Blog.kobieducation.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Tips Buat Study Plan untuk Beasiswa ke Luar Negeri, Dijamin Auto Lolos!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!