Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Senin, 20 OKTOBER 2025 • 15:40 WIB

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Sortir Lele Berbasis Sensor

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Sortir Lele Berbasis SensorBudidaya lele (ugm.ac.id, Tim PKM dan Pixabay)

INDOZONE.ID – Lima mahasiswa UGM yang tergabung di Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada, berhasil mengembangkan Smart Fish Sorter (SFS), alat sortir lele otomatis berbasis sensor yang dirancang guna memudahkan proses pernyotiran, terutama saat masa panen sehingga mendapatkan sortir yang akurat. 

Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada mitra peternak lele. Tim SFS terdiri atas Clarissa Cindy Marta Devany, Raisa Nayyara Sabita, dan Aulia Syifa Hasanah, Abram Adityaswara, dan Tazakka Arifin Nutriatma. Tim PKM-PI didampingi oleh Ega Adhi Wicaksono, dosen Akuakultur Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM.

Baca juga: Musik AI: Tantangan dan Kolaborasi di Era Digital

Ketua tim PKM-PI, Clarissa Cindy Marta Devany, menjelaskan bahwa alat ini lahir dari keresahan mitra petenakan yang masih melakukan sortir manual dan sering tidak akurat.

Alat dilengkapi dengan load cell sehingga dapat menimbang bobot lele dan sensor ultrasonic untuk menghitung jumlah lele secara otomatis.

Cara kerjanya adalah lele di main hooper akan jatuh dan tertimbang di weight plate yang dilengkapi load cell, lalu akan didorong oleh swivel arm pendorong dan ditangkap swivel arm, penangkap sesuai dengan kategori bobot lele.

Lele yang tersortir akan jatuh melewati secondary hooper dan jumlahnya terhitung secara otomatis oleh sensor ultrasonic. 

Abram Adityaswara, mahasiswa Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, menuturkan bahwa alat dilengkapi 6 bagian swivel arm penangkap, sehingga rentang bobot lele yang disortir lebih beragam sesuai dengan kebutuhan panen mitra. 

Baca juga: Mengatasi Overthinking: Teknik dan Strategi untuk Kesehatan Mental

“Adanya Smart Fish Sorter menjadi angin segar bagi para pembudidaya lele karena membantu dalam mendapatkan hasil sortir yang seragam sesuai dengan bobot lele tanpa mengeluarkan tenaga yang besar,” ungkap Raisa Nayyara, mahasiswi Akuakultur Fakultas Pertanian UGM.  

Kelebihan lainnya, alat ini ramah lingkungan. Smart Fish Sorter menggunakan sistem hybrid sebagai sumber energi.

Penggunaan solar panel sebagai sumber energi utama memudahkan mitra dalam penggunaan alat dengan memanfaatkan energi panas matahari.

“Selain itu, SFS juga dilengkapi sumber energi cadangan PLN konvensional sehingga menjadikan alat ini dapat digunakan di mana pun dan kapan pun,” jelas Tazakka Arifin Nutriatma, mahasiswa Elektronika dan Instrumentasi.  

Baca juga:  Cara Menghitung Feng Shui Jodoh dan Tanggal Baik Pernikahan 2025, Simpel tapi Akurat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Sortir Lele Berbasis Sensor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!