Ilustrasi dosen sedang menjelaskan materi kepada mahasiswa (Freepik)
INDOZONE.ID – Jika kamu adalah mahasiswa, tidak ada salahnya menjalin hubungan baik dan bersikap aktif dengan dosen agar bisa memberikan manfaat jangka panjang.
Berikut empat keuntungan yang bisa kamu dapatkan dalam perjalanan akademis dan karier jika menjalin hubungan baik dengan dosen.
Baca juga: Jalan Pintas Menuju Petaka Akademik, 4 Dampak Negatif Pakai Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!
Dosen sangat senang membagikan pengetahuan ekstra kepada mahasiswa yang aktif bertanya di dalam maupun luar kelas.
Biasanya, mahasiswa yang mengajukan pertanyaan hingga dapat merangsang pemikiran dosen akan mendapatkan balasan terbaik dari beliau.
Bantuan yang diberikan bisa berupa jawaban yang sesuai, rekomendasi jurnal atau buku yang berguna untuk dibaca.
Baca juga: Kisah Ellana Givena Kerrysa, Peraih IPK Tertinggi Wisuda ITB 2025 yang Tetap Aktif Berorganisasi
Keuntungan lainnya adalah adanya kemungkinan jika mahasiswa diajak terlibat dalam proyek penelitian. Kamu bisa berperan sebagai asisten dosen, asisten peneliti, atau associate researcher.
Proyek penelitian semacam ini sangat berguna karena selain menambah ilmu, dapat menambah pengalaman dan portofolio yang kuat.
Hasil penelitian yang kamu ikuti, bahkan bisa disampaikan dalam berbagai konferensi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Jika kamu ingin melanjutkan kuliah dengan bantuan beasiswa, atau bercita-cita bekerja di perusahaan bonafide, kamu pasti memerlukan surat rekomendasi.
Dosen adalah orang pertama yang paling tepat untuk dimintai surat rekomendasi tersebut. ini penting jika kamu belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya, atau jika memiliki tujuan karier di bidang riset dan ingin menjadi akademisi.
Ketika dosen mencari mahasiswa yang layak dinominasikan untuk beasiswa internal atau program khusus kampus, mereka akan mengingat mahasiswa yang menonjol dan memiliki kinerja baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Skuling.id