Ranking Undip di THE Interdisciplinary Science Rankings 2026. (Foto: Instagram @undip.official)
INDOZONE.ID – Universitas Diponegoro kembali bikin bangga! Dalam rilis terbaru THE Interdisciplinary Science Rankings 2026, UNDIP sukses naik peringkat, dan berhasil menempati posisi 144 dunia serta 8 nasional.
Pencapaian ini bukan cuma angka, tapi bukti kalau UNDIP makin solid sebagai universitas riset yang bisa bersaing di level internasional.
Baca juga: Universitas Diponegoro Rayakan Dies Natalis ke-68, Ini Rangkaian Acaranya!
Masih menuju awal tahun 2026, tapi UNDIP sudah mengukir prestasi yang bikin nama kampus semakin dikenal luas.
THE Interdisciplinary Science Rankings dikenal sebagai pemeringkatan bergengsi yang menilai kualitas riset lintas disiplin, inovasi, dan dampak akademik yang beneran terasa, bukan sekadar teori.
Posisi UNDIP di peringkat 144 dunia menunjukkan kalau riset-riset yang dilakukan dosen, mahasiswa, dan pusat penelitian benar-benar punya nilai dan diakui secara global.
Sementara posisi 8 nasional menegaskan kalau UNDIP tetap berada di jajaran kampus terbaik Indonesia yang fokus pada kolaborasi ilmu dan kontribusi nyata.
Di balik prestasi ini, ada kerja bareng dari seluruh Sivitas Akademika UNDIP, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, peneliti, hingga mitra-mitra eksternal yang tidak pernah lelah mendorong inovasi.
Ada banyak proses panjang yang mungkin tidak terlihat, mulai dari menyusun riset, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, sampai kolaborasi internasional yang berjalan terus-menerus.
Konsistensi inilah yang akhirnya membuat UNDIP makin diakui. Bukan hanya soal angka, tapi soal budaya akademik yang hidup seperti budaya riset, budaya kolaborasi, dan budaya belajar yang tidak pernah berhenti.
Pencapaian ini membawa pesan penting. UNDIP bukan hanya berkembang, tapi juga menunjukkan keseriusan dalam menjawab persoalan-persoalan dunia lewat riset interdisipliner.
Jangkauan riset UNDIP tidak lagi terbatas pada satu bidang, tetapi merambat ke banyak sektor seperti sains, sosial, lingkungan, teknologi, hingga isu-isu kemanusiaan.
Tujuan akhirnya jelas yaitu menghadirkan ilmu yang benar-benar membantu masyarakat, bukan hanya berhenti di jurnal.
Baca juga: Festival ORENJI 2025 Bikin FIB Undip Serasa Jepang, Seru dan Penuh Warna
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram