Sydney Opera House, salah satu ikon terkenal di Australia (luxurygold.com)
INDOZONE.ID - Australia merupakan salah satu destinasi favorit warga Indonesia untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Bagaimana tidak, lokasi Australia dengan Indonesia dapat dibilang cukup mudah dijangkau, dengan kualitas pendidikan yang tidak kaleng-kaleng.
Saat ini, Pemerintah Australia telah membuka program beasiswa bergengsi Australia Awards in Indonesia (AAII) atau Beasiswa Australia Awards 2026.
Beasiswa ini cocok buat kamu yang bercita-cita jadi pemimpin masa depan lewat studi Master atau PhD di kampus-kampus ternama di Australia.
Lantas, bagaimana syarat pendaftaran hingga tips lolos Beasiswa Australian Awards 2026? Simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Sulit Memecahkan Materi UTBK? Inilah 4 Alasan Mengapa Mengikuti Les Privat Bisa Menjadi Pilihan Tepat
Syarat Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2026
Persyaratan Umum
- Pelamar merupakan warga negara Indonesia, berdomisili di Indonesia, serta mengajukan beasiswa di Indonesia.
- Tidak menikah atau bertunangan dengan seseorang yang memenuhi syarat untuk memegang kewarganegaraan Australia atau Selandia Baru atau status penduduk tetap, pada setiap tahap aplikasi, seleksi, proses mobilisasi atau selama menjalani beasiswa di Australia.
- Pelamar tidak sedang dalam proses pengajuan visa untuk menetap di Australia.
- Pelamar belum pernah memperoleh Beasiswa Australia Awards jangka panjang dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
- Pelamar telah memenuhi persyaratan khusus yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
- Pelamar bukan anggota militer yang sedang aktif bertugas.
- Pelamar sanggup memenuhi seluruh ketentuan visa pelajar DFAT yang ditetapkan oleh Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan.
- Seluruh pertanyaan yang tercantum dalam formulir pendaftaran wajib diisi secara lengkap.
- Apabila dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa, pelamar bersedia mengikuti program pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) secara penuh waktu di Indonesia, yakni Senin–Jumat pukul 08.00–16.00, sebelum keberangkatan studi ke Australia.
Persyaratan Khusus untuk Beasiswa PhD dan Master
- Mendaftar untuk program studi yang termasuk dalam bidang studi prioritas.
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK, dengan skala 4.0) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut:
| Jenis Beasiswa |
Pemerintah Indonesia
|
Kelompok Sasaran Pemerataan |
Non-Target |
| PhD |
3.0 |
2.75 |
3.0 |
| Master |
2.9 |
2.75 |
2.9 |
- Memiliki skor bahasa Inggris dengan ketentuan pada tabel berikut
| Jenis Beasiswa |
Pemerintah Indonesia |
Kelompok Sasaran Pemerataan |
Non-Target |
| PhD |
IELTS 6.0
TOEFL ITP 552
TOEFL iBT 80
PTE Academic 56
|
IELTS 6.0
TOEFL ITP 552
TOEFL iBT 80
PTE Academic 56
|
IELTS 6.5
TOEFL ITP 570
TOEFL iBT 88
PTE Academic 61
|
| Master |
IELTS 6.0
TOEFL ITP 552
TOEFL iBT 80
PTE Academic 5
|
IELTS 4.5
TOEFL ITP 425
TOEFL iBT 33
PTE Academic 32
|
IELTS 6.0
TOEFL ITP 552
TOEFL iBT 80
PTE Academic 56
|
- Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus berlaku pada tanggal 1 Januari 2026. Tanggal tes tidak boleh lebih dari 1 Januari 2024. Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
- Memberikan rincian kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
- Sudah memiliki gelar sarjana, jika mendaftar untuk program Master.
- Sudah memiliki gelar Master jika mendaftar untuk program Doktor. Sertifikat spesialisasi/profesi tidak dianggap sebagai gelar Master;
- Belum pernah menerima Beasiswa Australia Awards jangka panjang dalam empat tahun sebelumnya;
- Menjawab semua pertanyaan yang relevan pada formulir aplikasi; dan,
- Bersedia mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) secara penuh waktu (Senin–Jumat, pukul 08.00–16.00) di Indonesia sebelum melanjutkan studi di Australia jika menerima tawaran beasiswa. Durasi EAP akan berkisar antara 6 minggu hingga 12 bulan, tergantung pada tingkat kemampuan bahasa Inggris pelamar.
Baca juga: Bukan Sekadar Pembuat Peta! Intip Prospek Kerja di Bidang Kartografi dan Penginderaan Jauh
Jenjang Studi Beasiswa Australia Awards 2026
Pilihan program studi yang tersedia tergantung dengan kampus tujuan yang kamu pilih. Namun, beasiswa ini juga menerapkan bidang studi yang sejalan dengan tujuan Rencana Kemitraan Pembangunan Australia-Indonesia 2024-2028, yang dibagi menjadi beberapa bidang studi prioritas, meliputi:
Transformasi Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan
- Tata kelola ekonomi
- Perdagangan dan investasi
- Pendidikan
- Riset dan inovasi
- Pekerjaan yang aman & stabil
- Transformasi digital
- Kesehatan
- Perlindungan sosial
- Tata kelola yang terdesentralisasi dan penyampaian layanan dasar
- GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas dan Inklusi sosial)
- Masyarakat sipil
- Beasiswa
Komunitas Tangguh Bencana
- Transisi energi dan kemitraan iklim dan infrastruktur
- Layanan kesehatan hewan/manusia dan biosekuriti
- Adaptasi perubahan iklim dan infrastruktur yang tangguh terhadap iklim
- Kesiapsiagaan bencana dan kapasitas tanggap darurat
- GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial)
- Penguatan masyarakat sipil
Kelembagaan yang Kuat
- Transparansi keadilan
- Partisipasi masyarakat sipil
- Penguatan demokrasi
- Toleransi beragama
- Keamanan siber
- Misinformasi dan disinformasi
- Kerja sama maritim
- Pemberantasan terorisme dan ekstremisme kekerasan
- Kepemimpinan regional
- Keterlibatan trilateral
- GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial)
- Riset dan inovasi
- Beasiswa
Baca juga: Bukan Sekadar Pembuat Peta! Intip Prospek Kerja di Bidang Kartografi dan Penginderaan Jauh
Cakupan Biaya Beasiswa Australian Awards 2026
Sebelum Keberangkatan
- Biaya pelatihan keberangkatan (PDT)
- Biaya visa, tes medis, tes kesehatan, dan tunjangan PDT
- Bantuan tiket pesawat & asuransi
Selama Menjalankan Studi di Australia
- Biaya pendidikan penuh (S2 & S3)
- Biaya hidup (tunjangan biaya hidup bulanan)
- Tunjangan kedatangan (establishment allowance)
- Bantuan akademik (tutorial & buku)
- Asuransi kesehatan (OSHC)
- Tunjangan penelitian (S2 & S3 berbasis riset)
- Tiket pesawat pulang-pergi (internasional)
- Tunjangan lapangan (fieldwork allowance) untuk S2/S3 berbasis riset
- Dukungan bahasa Inggris (hingga 12 bulan)
- Tunjangan cuti studi (maks 2 bulan)
Pasca studi
- Keanggotaan alumni global Australia & LPDP
- Akses jaringan global & peluang kolaborasi
- Dukungan implementasi ilmu & keahlian alumni
Baca juga: Inovasi Unik di Pra-Konaspi XII, UNY Hadirkan Jasa Permak Pakaian Langsung di Lokasi Acara
Timeline Seleksi
- 30 April 2026: Pendaftar melakukan pendaftaran secara daring
- Juni 2026: Pengumuman berkas, diikuti dengan informasi tanggal untuk wawancara dan test IELTS
- Juli 2026: Pendaftar mengikuti rangkaian wawancara dan tes IELTS
- Agustus 2026: Pengumuman akhir
Tips Lolos Beasiswa Australian Awards 2026
- Mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris secara optimal dari jauh-jauh hari
- Pastikan persyaratan dan dokumen telah lengkap
- Pertimbangkan kampus tujuan serta bidang studi dengan matang
- Memastikan formulir yang diisi telah benar dan sesuai tanpa kesalahan
- Memahami konsep Gender Equality, Disability, and Soical Inclusion yang dijalankan oleh Pemerintah Australia
- Memiliki pemikiran yang terbuka akan perbedaan agama dan ras
- Catat deadline penting