Penyaluran pupuk merupakan bagian dari rangkaian program "Masyarakat Berdampak" (Istimewa).
INDOZONE.ID - Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Aceh Utara.
Sebagai langkah konkret mendukung kebangkitan petani pascabanjir, HIMAGRI Unimal menyalurkan bantuan pupuk di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara.
Langkah ini diambil menyusul laporan mengenai kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal tersebut sempat membuat petani di desa tersebut kesulitan untuk memulai kembali masa tanam setelah lahan mereka terendam banjir.
Baca juga: Modal Tekad Kuat, Mahasiswa UMM Ini Tembus Kampus Impian di Portugal
Bantuan pupuk ini diharapkan menjadi stimulus bagi para petani agar lahan produktif mereka kembali menghasilkan.
Penyaluran pupuk ini merupakan bagian dari rangkaian program "Masyarakat Berdampak" yang dilaksanakan di Pulo Iboih sepanjang awal tahun 2026.
Sebelum bantuan ini tiba, para petani di wilayah tersebut terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli pupuk non-subsidi yang harganya mencapai Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram.
Kondisi ini semakin diperparah dengan stok yang langka di pasaran dan kondisi keuangan petani yang belum pulih pasca gagal panen akibat banjir.
Baca juga: Mau Masuk Sekolah Garuda? Simak Syarat, Jadwal, dan Manfaatnya
Mahasiswa HIMAGRI FP Unimal Fauzi dalam keterangannya menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan bentuk pendampingan berkelanjutan.
"Kami melihat langsung bagaimana petani berjuang di tengah keterbatasan pupuk pascabanjir. Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan semangat mereka tetap terjaga untuk menggarap sawah kembali," ujar Fauzi.
Keuchik Gampong Pulo Iboih Asnawi menyambut baik inisiatif para mahasiswa karena Kehadiran mahasiswa Unimal.
Ia menilai aksi itu mampu memberikan solusi cepat saat akses terhadap sarana produksi pertanian bersubsidi mengalami kendala birokrasi maupun distribusi di tingkat bawah.
Baca juga: Permudah Kenal Huruf dan Angka, UIM Ciptakan Smart Braille bagi Penyandang Tunanetra
Ia juga mengapresiasi langkah HIMAGRI Unimal dan Kemendikti Saintek.
Menurutnya, pupuk adalah urat nadi pertanian padi sawah, dan bantuan ini memberikan optimisme baru bagi warga untuk melanjutkan musim tanam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis