INDOZONE.ID - Berkat dedikasi konsisten dan usaha yang tinggi, Marco Trisna Omar Farrasy, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di University of Minho, Portugal.
Untuk dapat beasiswa ini, ia telah mempersiapkan diri sejak masa awal perkuliahan. Ia mengikuti berbagai kegiatan berskala global, seperti mengikuti forum dan organisasi internasional.
Untuk mengikuti program beasiswa tersebut, ia menyiapkan curriculum vitae (CV) dan portofolio yang berisikan pengalaman selama aktif mengikuti organisasi, praktikum, hingga forum diskusi internasional.
Setelah menyiapkan dokumen, ia harus melewati tahapan wawancara hingga pembuatan motivation letter.
Baca juga: Mahasiswa KKN Unsoed Latih Warga Olah Kulit Jeruk dan Serai Jadi Spray Anti Nyamuk
Menurutnya, motivation letter merupakan salah satu bagian yang penting selama tahapan seleksi. Maka dari itu, ia membuatnya dengan sentuhan naratif dan emosional yang hangat.
“Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun berasal dari daerah kecil, saya punya semangat besar untuk berkembang dan memberi dampak,” jelasnya.
Proses pendaftaran beasiswa juga ia kuatkan dengan mempelajari seluk beluk kampus tujuannya, University of Minho. Ia melakukannya untuk membantu penulisan motivation letternya agar memiliki pesan yang kuat dan jelas.
Setelah mendapatkan beasiswa dan menjankan pendidikannya di kampus impian, ia langsung memilih mata kuliah yang berfokus di bidang Public Relations, seperti media literacy, marketing, dan specialized practice in public relation yang sesuai dengan minatnya.
Baca juga: Lulus Saja Tidak Cukup! Ini 5 Alasan Mahasiswa Harus Punya Keahlian Khusus yang Dikuasai
Walaupun hari-harinya dipenuhi dengan rasa gembira atas pencapain ini, ia juga mengalami sebuah kendala, khususnya perbedaan bahasa yang digunakan.
Selama kelas perkuliahan berlangsung, dosen selalu menggunakan bahasa Portugal sebagai pengantarnya.
Untuk menyiasati kendalanya, Marco tak tinggal diam. Dengan penuh rasa semangat, ia memutuskan untuk bergabung ke Erasmus Volunteer, sebuah komunitas yang dapat mendampinginya dalam memahami materi kuliah.
Menurut Marco, pengalaman berharganya ini berperan penting dalam membangun karier profesional dan akademik di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umm.ac.id