i
Ilustrasi mengerjakan skripsi di bulan Ramadan. (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Puasa Ramdhan bukan halangan buat tetap produktif ngerjain skripsi. Dengan atur waktu yang tepat, fokus kamu tetap bisa terjaga meski sedang menahan lapar puasa.
Beberapa jam tertentu, justru bisa jadi waktu paling efektif buat belajar dan menulis agar penyusunan skripsi dapat selesai on time.
Mau tahu kapan saja waktu terbaik selama Ramadan agar skripsi cepat kelar? Yuk, simak tipsnya berikut ini.
Baca juga: Bantu Atasi Genangan Air dan Sampah Organik, Mahasiswa UMG Perkenalkan Biopori di Desa Jolotundo
Pagi hari jadi waktu terbaik untuk mulai mengerjakan skripsi, apalagi setelah kamu sahur dan melaksanakan salat Subuh.
Di waktu ini, pikiran biasanya masih segar dan lebih mudah fokus untuk menerima informasi baru. Jadi, jangan langsung kembali tidur kalau ingin skripsi cepat selesai.
Manfaatkan waktu pagi untuk membaca referensi, menulis, atau memperbaiki revisi. Dengan memaksimalkan waktu produktif di awal hari, kamu bisa skripsian lebih fokus dan progres skripsi pun berjalan lebih cepat.
Setelah urusan rumah dan bersih-bersih diri selesai, kamu bisa kembali melanjutkan pengerjaan skripsi di rentang waktu pukul 09.00 hingga 11.00.
Di jam-jam ini, fokus biasanya masih terjaga sehingga cocok untuk menyelesaikan revisi skripsi yang butuh konsentrasi.
Baca juga: Hadirkan Kebahagiaan di Tengah Perjuangan, Duta Literasi Unhas Gelar Aksi Peduli Anak Kanker
Menjelang waktu istirahat, kamu bisa memanfaatkan jeda setelah salat Zuhur untuk membaca jurnal, buku, atau referensi yang berkaitan dengan penelitianmu.
Meski singkat, waktu ini cukup efektif untuk menambah pemahaman dan menyiapkan bahan penulisan berikutnya.
Dengan begitu, waktu luang mu tidak terbuang percuma dan kamu tetap produktif meski di tengah aktivitas yang padat.
Menunggu waktu berbuka sering terasa lama, tapi kamu bisa memanfaatkannya dengan meninjau kembali referensi atau mengecek hasil tulisan skripsi mu hari itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan