Agenda Book Talks “Panduan Tumbuh di Kampus” diramaikan pengunjung. (itb.ac.id)
INDOZONE.ID - Dosen Institut Teknologi Bandung, Ir. Prasanti Widyasih Sarli, S.T., M.T., Ph.D., resmi meluncurkan buku bertajuk “Panduan Tumbuh di Kampus” melalui acara Book Talks yang berlokasi di The Room 19, Bandung.
Buku ini merupakan edisi terbaru dari versi sebelumnya yang berjudul "Panduan Bertahan Tumbuh di ITB." Kini, edisi terbaru hadir agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi lain yang kerap menghadapi dinimika kehidupan di kampus.
“Karena kampus bukan tempat bagi mereka yang paling jago, tetapi bagi mereka yang mau terus belajar dan bertumbuh." tutur Prasanti Widyasih Sarli.
Menurutnya, kehidupan di lingkungan kampus itu tidaklah simple. Misalnya, mahasiswa kerap dihantui oleh rasa bingung saat memilih kelas dan merasa tertinggal dari progres orang lain. Buku ini hadir atas solusi dari fenomena-fenomena tersebut.
Baca juga: Sempat Insecure Pas Awal Kuliah, Mahasiswi Ini Malah Jadi Wisudawan Termuda UGM di Usia 20 Tahun
Selain itu, buku ini juga dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran, bahkan sebagai teman curhat yang memiliki sederet solusi atas segala permasalahan yang dihadapi mahasiswa.
Tak hanya ditulis dari perspektif dosen, buku ini juga hadir dengan perspektif mahasiswa, agar isinya relevan dengan kehidupan mereka di kampus.
Nantinya, pembaca akan disuguhkan dengan berbagai topik menarik, seperti menjalin hubungan pertemanan di kampus, tips sukses ujian, bahkan cara menikmati waktu di tengah padatnya jadwal kuliah.
Salah satu mahasiswa ITB, Madlin, mengaku mendapatkan perspektif baru usai membaca buku pada kegiatan Book Talks tersebut.
Baca juga: Kalahkan MIT, Kapal Nala Ares Mark II Milik ITS Dominasi Kompetisi Robotik IRC 2026 di Florida
“Aku mengalami kesulitan pada bagian pertemanan yang berujung pada FOMO, tapi setelah baca buku ini aku jadi sadar persepsi aku salah dan aku tidak sendirian dalam menghadapi tantangan ini,” ucapnya.
Sementara itu, Sarah, mahasiswa ITB lain, mampu membuat prioritas waktu di tengah kesibukannya menjalani tiga unit kegiatan di dalam waktu yang bersamaan setelah membaca buku tersebut.
Baginya, buku yang digarap oleh Ir. Prasanti ini dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik dan mudah dipahami pembaca.
“Ketika melihat ilustrasi telur yang ada di dalam buku, aku langsung memberi tahu teman-temanku yang lain. Rasanya cara penjelasan pentingnya menggunakan helm saat berkendara diilustrasikan dengan telur dalam foam sehingga pembaca dapat memahaminya dengan baik,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Itb.ac.id