Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 17 MARET 2026 • 13:00 WIB

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi yang Wajib Diketahui Mahasiswa

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi yang Wajib Diketahui MahasiswaIlustrasi mahasiswa sedang mengerjakan skripsi. (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak mahasiswa sering keliru membedakan Skripsi, Tesis, dan Disertasi, padahal ketiganya memiliki standar akademik yang jauh berbeda.

Sebagai syarat wajib kelulusan di perguruan tinggi, ketiga tugas akhir ini dirancang untuk menguji sejauh mana mahasiswa mampu mengolah teori dan melakukan riset sesuai jenjang pendidikannya (S1, S2, atau S3).

Perbedaan utama ketiga penelitian tersebut terletak pada kedalaman analisis dan target akhir yang dihasilkan mahasiswanya

Lantas, bagaimana skripsi, tesis, dan disertasi harus disusun agar memenuhi standar akademik yang berlaku? Simak rangkumannya berikut ini.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Proses Panjang Meraih Gelar Doktor di Perguruan Tinggi

Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Skripsi

Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan oleh mahasiswa jenjang Sarjana (S1).

Pada tahap ini, fokus utamanya adalah melatih mahasiswa untuk menerapkan teori-teori yang telah dipelajari selama di bangku kuliah ke dalam fenomena di kehidupan nyata.

Masalah yang diangkat pun biasanya bersifat dasar dengan lingkup analisis yang masih terbatas.

Secara teknis, mahasiswa S1 masih mendapatkan bimbingan yang cukup intensif dari dosen (sekitar 40% peran dosen pembimbing).

Keaslian penelitian pun tidak menuntut sesuatu yang benar-benar baru. Mahasiswa diperbolehkan melakukan pembaharuan dari penelitian terdahulu, misalnya dengan mengambil lokasi atau objek yang berbeda. 

Target skripsi adalah membuktikan bahwa mahasiswa mampu menyusun karya ilmiah secara logis dengan minimal 20 daftar pustaka.

Baca juga: 5 Prospek Kerja Lulusan Teknologi Pangan, Gajinya Bisa Tembus Rp15 Juta per Bulan

Tesis

Memasuki jenjang Magister (S2), bobot tantangannya meningkat menjadi Tesis.

Jika skripsi hanya menerapkan teori, tesis menuntut mahasiswanya untuk mengembangkan atau melakukan pendalaman terhadap teori tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ubharajaya.ac.id, Prasetiyamulya.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi yang Wajib Diketahui Mahasiswa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!