INDOZONE.ID - Samuel Somadirata, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), meraih peringkat tiga dalam kategori lomba News Anchor pada ajang bergengsi The International English Festival 2026.
Kompetisi tersebut merupakan ajang yang menguji ketajaman kemampuan bicara di depan umum (public speaking) serta kemampuan berpikir kritis (critical thinking) para pesertanya.
Baca juga: Tak Sekadar Public Speaking, Ini 5 Prospek Kerja Ilmu Komunikasi
Dalam kategori News Anchor, tantangan yang diberikan cukup berat, setiap peserta harus mampu menyusun skrip berita sendiri dan menyampaikannya, seperti pembaca berita profesional pada umumnya.
Samuel, yang kini menjadi mahasiswa angkatan 2025, mengungkapkan bahwa kompetisi tersebut memberikan kesan mendalam baginya.
Meski sudah beberapa kali mengikuti perlombaan serupa sebelumnya, ajang kali ini terasa jauh lebih menantang karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai negara di dunia.
“Saya merasa tertantang karena harus menulis naskah berita secara mandiri sekaligus menyampaikannya dengan gaya profesional. Selain itu, kompetisi ini juga mempertemukan saya dengan peserta dari berbagai negara, sehingga menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri,” papar Samuel.
Baca juga: Stop Terobsesi Nilai A! Ini yang Sebenarnya Lebih Penting di Dunia Kuliah
Di balik kesuksesannya, terdapat proses persiapan yang sangat matang. Samuel meluangkan waktu khusus untuk melatih berbagai aspek teknis, mulai dari teknik penulisan berita yang menarik hingga melatih pelafalan (pronunciation).
“Saya juga melakukan latihan simulasi agar terbiasa tampil dengan percaya diri dan menjaga tempo saat membacakan berita. Dukungan dari dosen dan teman-teman juga sangat membantu dalam proses persiapan saya,” ungkapnya.
Samuel berharap dapat terus mengasah bakatnya di bidang public speaking dan mengikuti berbagai kompetisi lainnya, baik di level nasional maupun internasional, untuk terus mengharumkan nama baik UNPAR.
Ia juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya, agar berani keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi minat bakat mereka melalui berbagai ajang perlombaan.
Baca juga: Sering Malas Kuliah? Ini 5 Tips Ampuh Kembalikan Motivasi Belajar
Menurutnya, sebuah kompetisi bukan sekadar soal meraih kemenangan, melainkan proses pembelajaran untuk mengembangkan diri dan menambah pengalaman hidup yang sangat berharga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unpar.ac.id