UNNES salurkan hewan kurban untuk warga sekitar (unnes.ac.id)
INDOZONE.ID - Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunjukkan komitmennya dalam mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui perayaan Iduladha 1447 Hijriyah.
Dalam momentum penuh berkah pada 27 Mei 2026, pihak universitas menyelenggarakan rangkaian ibadah yang berpusat di Masjid Ulul Albab, Kampus Sekaran, Kota Semarang.
Baca juga: UNNES Hidupkan Permainan Tradisional Kepada Generasi Muda Lewat Festival Dolanan Anak 2026
Kegiatan tidak hanya berupa pelaksanaan salat Id berjamaah, tetapi juga aksi sosial dengan menyembelih dan membagikan hewan kurban kepada warga di lingkungan sekitar kampus.
Pada tahun ini, UNNES berhasil menghimpun sebanyak 13 ekor sapi dan 8 ekor kambing untuk dikurbankan.
Seluruh daging dari hewan-hewan tersebut langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud rasa kepedulian sosial dari seluruh civitas akademika.
Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono, M.Si., menyatakan bahwa langkah ini adalah manifestasi dari semangat kebersamaan yang terus dipupuk oleh universitas terhadap warga sekitar.
“Kurban ini merupakan momentum untuk berbagi, peduli, dan merawat kebersamaan. Secara rutin UNNES menyelenggarakan salat Id dan kurban yang melibatkan seluruh warga UNNES,” paparnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kampus juga senantiasa membuka pintu bagi siapa saja yang ingin menyalurkan kurban mereka melalui pengelolaan Masjid Ulul Albab.
Baca juga: Hore! Sebanyak 4.095 Kampus Bakal Dapat Fasilitas Internet Gratis Tanpa Kuota
Aspek kesehatan dan keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kurban di UNNES.
Untuk memastikan daging yang diterima masyarakat layak dikonsumsi, tim ahli dari Program Studi Kedokteran Hewan UNNES diterjunkan langsung untuk mengawasi setiap tahapan penyembelihan.
Drh. Irma Dian Nurani, S.K.H., M.Sc., menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi kesehatan hewan sebelum dipotong (ante-mortem) hingga pengecekan kualitas daging serta organ dalam setelah penyembelihan (post-mortem).
“Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unnes.ac.id