Selasa, 29 JULI 2025 • 12:18 WIB

Mengenal Teknik Nuklir UGM, Satu-Satu Program Studi di Indonesia yang Jarang Orang Tahu

Author

Halaman depan Fakultas Teknik UGM (ugm.ac.id)

INDOZONE.ID - Selama ini kamu pasti sudah gak asing dengan program studi (prodi) seperti Ilmu Komunikasi, Hukum, Kedokteran, hingga Teknik Mesin. Prodi tersebut banyak tersedia di berbagai kampus di Indonesia.

Tapi tau gak, ternyata ada juga prodi yang tersedia cuma di satu kampus di seluruh Indonesia. Salah satu prodi nya yaitu Program Sarjana Teknik Nuklir Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Sejarah prodi S1 Teknik Nuklir ini memiliki sejarah panjang dalam perkembangannya. Berawal dari inisiasi kerja sama UGM-BATAN, pada tahun 1978, Jurusan Teknik Nuklir UGM berdiri. 

Baca juga: Kupas Teknik Mind Palace ala Nadia CoC Season 2, Peserta dengan Hafalan Super Kuat

Pada periode 1981/1982, prodi S1 Teknik Nuklir diadakan FT UGM lewat proyek perintis 1. Selanjutnya, pada tahun 2001, namanya berubah jadi jurusan Teknik Fisika.

Terakhir, pada tahun 2016 hingga saat ini, nama yang digunakan adalah Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika. (DTNTF).

Profil Lulusan Prodi Teknik Nuklir

Baca juga: IPB University dan National University of Singapore Perkuat Kolaborasi Riset Sistem Pangan

Lulusan program studi Sarjana Teknik Nuklir, pastinya memiliki profil yang telah dirumuskan sejalan dengan visi misi prodi. Dalam hal ini, para lulusan Teknik Nuklir, diharapkan mampu berkarya untuk kebutuhan masyarakat lewat kompetensi ketekniknukliran dan keteknikan. 

Bukan cuma itu, lulusan Teknik Nuklir juga diharuskan untuk mampu berkomunikasi efektif di lingkungan lintas disiplin. Selain itu, menerapkan tata nilai, etika, serta standar profesi. 

Baca juga: Remaja Paham Rasa Cinta, Batasan dan Pilihan Bijak: Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Cinta Sehat di Bandengan

Terakhir, lulusan Teknik Nuklir juga harus selalu mengembangkan kompetensi diri. Hal ini bertujuan untuk terus memiliki kemampuan untuk berinovasi, intelektual, hingga bisa beradaptasi dalam berbagai tantangan.

Bidang Keahlian Teknik Nuklir

Program studi Teknik memiliki macam-macam bidang keahlian. Bidang tersebut meliputi, aplikasi teknologi nuklir dalam pembangkitan daya, aplikasi isotop dan radiasi di industri.

Baca juga: Mahasiswa Perlu Lakukan Ini untuk Atasi Mata Lelah Akibat Terlalu Lama di Depan Laptop

Selain itu, ada juga aplikasi yang mendukung radiologi klinik (radiodiagnostik dan radioterapi). Selama proses pembelajaran, para mahasiswa bakal diarahkan untuk terus mengembangkan diri sesuai dengan profesi yang dipilih.

Prospek Kerja Lulusan Teknik Nuklir

Lulusan program studi Teknik Nuklir, memiliki memiliki kompetensi dalam pengembangan serta penerapan ilmu nuklir untuk kesejahteraan manusia. Selain itu, kompetensi ini digunakan untuk pemanfaatan galian, radioaktif aman, hingga pembangkit listrik.

Baca juga: Udah Mahasiswa Masih Pilih-pilih Makanan? Stop Picky Eating, Ini Cara Akalinnya

Setelah lulus, terdapat beberapa prospek kerja bagi yang bisa menunjang karier. Peluang kerja tersebut antara lain di lembaga pemerintah, seperti Kementerian Kesehatan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPPETEN),

Selain itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Bukan cuma itu, para lulusan Teknik Nuklir juga bisa bekerja di industri kimia, industri permesinan, industri energi, eksplorasi migas, bahkan industri pendidikan tinggi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id, Tf.ugm.ac.id, Utbk.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU