INDOZONE.ID - Dalam proses selama penelitian, mulai dari skripsi, tesis, hingga disertasi, ada satu hal yang penting dan krusial yaitu penggunaan teori.
Dalam penelitian, teori digunakan sebagai landasan untuk menjelaskan masalah atau fenomena yang kamu angkat, menguraikan variabel, hingga menyusun kerangka berpikir agar lebih terstruktur.
Sebab itu, banyak banget dosen pembimbing atau penguji “Kenapa kamu pakai teori ini?”. Tapi masih banyak mahasiswa yang bingung gimana cara jawabnya.
Baca juga: 5 Platform Kuliah Online Gratis dari Kampus Top Global, Ada dari Harvard hingga MIT
Teori Harus Relevan
Saat menggunakan teori dalam penelitian, kamu harus memastikan bahwa teori yang dipakai itu benar-benar relevan dan sesuai dengan penelitian yang diangkat. Karenanya, kamu harus memahaminya secara mendalam.
Menjawab pertanyaan alasan menggunakan suatu teori, bukan cuma sebatas definisi saja. Akan tetapi, bagaimana keterkaitan antara topik penelitian dan teori tersebut.
Kalau kamu bisa menjawabnya dengan baik, secara gak langsung bisa meningkatkan kepercayaan diri saat sidang.
Baca juga: Limbah Popok dan Tongkol Jagung Disulap Jadi Panel Dinding Ramah Lingkungan
Cara Jawab Pertanyaan Alasan Pakai Teori
Saat kamu mengambil suatu teori, pastinya jangan sampai dijawab asal. Siap-siap aja kalau jawab asal, auto revisi.
Dijabarkan Secara Detail
Saat kamu menjelaskan teori yang digunakan, pastikan dijabarkan secara detail. Kaitkan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian.
Contoh: “Saya memakai teori ini karena Kotier dan Keller (2021) menjelaskan bahwa pengalaman positif dan kepercayaan konsumen terhadap brand adalah dua faktor utama dalam pembentuk loyalitas. Teori ini juga banyak digunakan dalam studi kuantitatif untuk menguji hubungan antar perilaku konsumen”.
Baca juga: Kenalkan Mitigasi Bencana Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Siswa SDN Sriwulan
Jelaskan Teori Pendukung
Selain menjelaskan secara detail, kamu juga bisa singgung terkait teori pendukung yang ada di penelitian.
Baca juga: Kisah Alim Anggono, Rektor Termuda di Indonesia yang Mendirikan Universitas di Usia 26 Tahun
Contoh: “Penelitian ini menggunakan teori kepuasan pelanggan dari Oliver (1980) sebagai landasan utama karena konsep yang diusung oleh Oliver, yakni konsep expectancy disconfirmation masih menjadi acuan utama dalam menjelaskan loyalitas konsumen”.
“Penelitian ini juga mengacu kepada kerangka Customer Experience Lemon dan Verhoef (2016) yang menekankan pengalaman multichannel dalam membentuk customer satisfaction”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kawalu.id