Mahasiswa PMM UMM bekali anak SD menuju masa depan
INDOZONE.ID - Semangat pendidikan dan kreativitas memenuhi udara di SD Negeri Semen 4 ketika Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan PMM (Pengabdian Mahasiswa oleh Masyarakat) dengan program kerja inovatif bertajuk “INDAHNYA BERCITA-CITA” yaitu bertema “Pohon Cita-Cita” dan “Scrapbook Literasi”.
Kedua program ini menyasar siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD dengan tujuan mendorong anak-anak untuk mengenal cita-cita, melatih kemampuan berpikir, serta mengasah keterampilan literasi kreatif membaca dan menulis.
Kegiatan, Senin (4/8/2025), ini dimulai dari sebuah pertanyaan sederhana kepada para siswa: "Kalau sudah besar nanti, mau jadi apa?"
Baca juga: Trial Class Broadcasting Telkom University: 30 Siswa SMA Rasakan Produksi Talk Show Langsung
Pertanyaan ini memicu senyum malu-malu, tawa kecil, dan jawaban polos yang penuh warna.
Ada yang ingin menjadi dokter, guru, polisi, pilot, gamers bahkan ada yang bercita-cita menjadi YouTuber dan ahli Robotik terkenal.
Semua jawaban ini kemudian menjadi bahan utama untuk mengisi “Pohon Cita-Cita”, sebuah media kreatif berbentuk pohon asli yang diubah menjadi miniatur pohon hias yang dipenuhi dedaunan kertas berisi impian para siswa.
Pohon cita-cita ini bukan sekadar hiasan. Di balik tampilannya yang ceria, terdapat tujuan mendalam: melatih anak-anak untuk berpikir jauh ke depan, memahami makna dari sebuah cita-cita, dan menyadari bahwa masa depan yang mereka impikan memerlukan usaha dan proses.
Baca juga: Makanan Tahan Lama di Luar Kulkas, Penyelamat Anak Kos di Akhir Bulan
Selain itu, mahasiswa PMM juga menghadirkan kegiatan Scrapbook Literasi. Di sini, anak-anak diajak membuat buku kreatif mereka sendiri, berisi tulisan, gambar, foto mereka dan tempelan yang mencerminkan impian serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meraihnya.
Tujuan dari scrapbook ini adalah untuk melatih keterampilan membaca, menulis, dan memahami informasi secara sederhana namun menyenangkan.
“Kalau pohon cita-cita itu ibarat menanam benih mimpi, scrapbook literasi ini seperti merawatnya setiap hari, nanti bisa jadi pengingat mereka bahwa cita-cita yang sudah mereka raih sudah tertulis indah di scrapbook milik mereka masing-masing” ungkap salah satu mahasiswa PMM sambil tersenyum.
Pihak sekolah menyambut kegiatan ini dengan antusias. Guru-guru melihat langsung bagaimana anak-anak, yang biasanya hanya aktif di jam pelajaran tertentu, kini menunjukkan semangat luar biasa saat diminta mengungkapkan cita-citanya dan menuangkannya dalam bentuk tulisan dan gambar.
Baca juga: Mahasiswa KKN Tim 13 Undip Susun Sejarah Desa Sriwulan, Hidupkan Kembali Kisah Lama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung