Sabtu, 16 AGUSTUS 2025 • 12:05 WIB

Bangun Kesadaran Masyarakat, Mahasiswa Undip Beri edukasi Locavore dengan Pendekatan Sejarah-Budaya

Author

Presentasi sejarah dan budaya locavore olleh mahasiswa Undip 

INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T Tim 85 Universitas Diponegoro memberikan edukasi sejarah dan kultural pangan lokal (locavore) di RW 3 Kelurahan Tambangan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/8/2025).

Program tersebut digagas oleh Adhitio Apriansyah, Mahasiswa dari Program Studi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. 

Tema yang diusung "Pengendalian Siklus Pangan di Kelurahan Tambangan dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Pangan Lokal (Locavore)." 

Tanaman lokal bukan sekadar barang konsumsi semata, melainkan menjadi unsur yang mencerminkan filosofi dan kearifan lokal masyarakat desa sejak zaman dahulu. 

Baca juga: Sasar Pasar Lebih Luas, Mahasiswa KKN Undip Promosikan Opak Singkong Lewat Iklan dan Papan Branding

Aspek kultural dan historis senantiasa melekat pada tanaman-tanaman tersebut yang membentuk identitas masyarakat agraris.

Menggunakan media poster, mahasiswa KKN-T Undip memberikan edukasi tentang jenis-jenis tanaman lokal di Kelurahan Tambangan disertai penjelasan sejarah dan budayanya kepada warga RW 3.

Tanaman-tanaman lokal yang dipaparkan yaitu tanaman yang mayoritas dibudidayakan dan memiliki potensi tinggi seperti tanaman padi, jagung dan ubi kayu.

Program tersebut disambut baik oleh masyarakat yang terindikasi dari perhatian dan antusiasme selama proses pemaparan. 

Baca juga: 3 Organisasi Mahasiswa yang Terkenal Solid, Merayakan Kemerdekaan dengan Refleksi Nilai Kekeluargaan

Tidak hanya itu, disampaikan pula ragam olahan makanan tradisional dari tanaman pangan lokal seperti ketupat, getuk, nasi jagung dan arem-arem.

Melalui program tersebut, Tim 85 KKN-T Undip berkontribusi dalam penggalian identitas diri, sejarah dan budaya masyarakat RW 3 Kelurahan Tambangan yang didasarkan pada ragam tanaman lokalnya (locavore). 

Kesadaran dan wawasan locavore disertai sejarah-kultural diharapkan juga dapat mendorong minat masyarakat untuk mengembangkan berbagai produk olahan locavore guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU